Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan Di Kabupaten Rejang Lebong Mendapat Sosialisasi Penguatan Kapasitas Bunda PAUD

Rejang Lebong | Perspektiftoday-Sebagai upaya meningkatkan dan mengembangkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dengan layanan holistik integratif.

Rabu, 15 September 2021, Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Bunda PAUD tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Rejang Lebong.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula TK Pembina Curup pagi itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidika dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju.

Hadir pula dalam sosialisasi tersebut Bunda PAUD Kab. Rejang Lebong, Ketua GOW, anggota Pokja Bunda PAUD, serta diikuti oleh Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah terciptanya layanan PAUD Holistik Integratif pada setiap lembaga PAUD di Kabupaten Rejang Lebong.

Kemudian terbentuknya kelompok kerja Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong.

Serta terlaksananya kerjasama antara Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan serta pemangku kepentingan lembaga dan organisasi dalam mewujudkan terlaksananya program satu desa satu PAUD di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kami mohon agar seluruh peserta yang hadir pada hari ini dapat memanfaatkan waktu sosialisasi ini. Silahkan berdiskusi, terima materi dengan baik. Semoga ilmu yang kalian dapat dalam sosialisasi ini dapat di apliksikan di tengah-tengah tugas sebagai bunda paud desa/kelurahan,” ujar Khirdes dalam sambutannya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong, Ny. Hartini Syamsul menyampaikan bahwa tumbuh kembang anak usia dini harus diprioritaskan sebagai investasi terbaik dalam siklus kehidupan manusia yang menjadi landasan sekaligus menentukan perkembangan anak selanjutnya.

“Melalui bimtek ini dapat memberikan pengetahuan bagi Tenaga Pendidik PAUD bahwa anak usia dini tidak hanya diberikan dalam satu bidang pendidikan saja. Tetapi juga perlu memberikan pelayanan mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan bagi anak usia dini,” ujar Bunda PAUD.

Hartini berharap, dengan adanya bimbingan teknis ini dapat menjadi sarana untuk mengoptimalkan peran Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas.(Elpis M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *