Kegiatan Pembangunan Laboratorium Bahasa SMAN 05 Di Duga Sarang Korupsi

Lebong Perspektif.today.+Pembanguanan Sarana dan Prasarana Sekolah, kegiatan pembangunan Laboratorium Bahasa SMAN 5 Kabupaten Lebong menggunakan Dana DAK dengan pagu dana Rp 555.413.935,73 yang ber Lokasi di Kecamatan Taba atas, yang mana pembangunan ini di anggarkan dan dilaksanakan pada Tahun 2021, dengan Kontraktor/rekanan CV. Gudang Karya

Dalam investigasi team dilapangan, ada beberapa hal yang kami temukan dalam Pembanguanan Sarana dan Prasarana Sekolah, kegiatan pembangunan Laboratorium Bahasa SMAN 5 Kabupaten Lebong tersebut

Berdasarkan pantauan dan temuan kami dilapangan pada pembesian tiang kolom praktis dan tiang kolom tersebut dimana sistim pembesian atau penulangan terdapat 6 batang dengan ukuran besi 10 inchi, Cincin/Sengkang berjarak variasi 15; 20 dan 22 cm juga cara pengikat pembesianya ada keanehan seperti yang terlihat pada foto dan disaat penyambungan besi ujung besi tidak di haks dan juga menyalakan aturan untuk pembesian, dalam hal ini yang patut kami duga telah bermain pembesian yang ada di lapangan

Menurut Iwan sebagai kepala tukang merangkap sebagai pelaksana di lapangan CV. Gudang Karya di saat diwawancara oleh media dikunjungan pertama, beliau memaparkan sayang bila potongan besi dibuang, lebih bagus di sambungkan ke ujung pembesian yang sudah terpasang

Ditemukan juga di lapangan beberapa pekerja dan tukang tidak mengacu pada UU yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan dilapangan jarang sekali di pakai K3 di saat kerja

Dari kunjungan hari kedua media Perspektif.today. bersama lembaga Tipikor KPK, Iwan sebagai kepala tukang yang merangkap sebagai pelaksana dan Iwan menjawab pelaksananya ada dibengkulu dan papan merk sudah ada di lapangan, saat di cek kolom praktis yang di tegur kemaren dengan jarak VARIASI sudah di cor, lanjut

R huangka baja yang di pakai merk Metro kata pak Iwan sudah ada sertifikat dan tidak Pulo ditentukan, untuk kayu yang di pakai kelas 2 Medang untuk Kosen dan besi yang di cor dengan jarak Sengkang 15 cm karna itu kerjo manusia, ruangan yang di kerjakan 2 ruangan dari dinas pendidikan propinsi Bengkulu, ditanya pelaksana pak Iwan menjawab saya sebagai kepala tukang pelaksananya diluar dan pihak konsultan aktif di lapangan

Karna di lapangan di temukan oleh Tipikor KPK pembesian itu banyak tidak dihaks di saat penyambungan pembesian, Iwan ber terima kasih sudah diberi arahan dan pekerjaan masih berjalan, bos pelaksanaan dari awal sudah datang titik nol dan satu Minggu karna posisi dibengkulu, tutup Iwan

Iwan sekarang merangkap sebagai pelaksana dan kepala tukang dan tidak mungkin dua badan dan kalau dia kebengkulu, untuk paket besar atau kecil pelaksana itu harus ada karna pelaksana itu terterah di dalam penawaran dan bertanggung jawab sepenuhnya di lapangan(terang Iwan dengan nada lantang) team investigasi ( Rizal Wajo,SH/ PM)

Berita ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak ada afiliasi apapun dengan redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *