Perspektiftoday–

Jakarta-Tren kasus corona di Indonesia terus menurun. Bahkan kini Indonesia masuk negara level 1 covid-19.
Status level 1 covid-19 Indonesia itu diketahui dari data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
CDC diketahui merilis panduan kunjungan ke berbagai negara di dunia berdasarkan tingkat penularan Covid-19.
Dalam travel recommendations yang dikeluarkan CDC, lembaga tersebut menetapkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat penularan Covid-19 rendah atau Level 1.
Kondisi ini kontras dengan sejumlah negara tetangga yang masih tinggi kasus covid-19. Seperti Singapura dan Malaysia juga Thailand yang masuk dalam negara level 4 covid-19.
Terkait status itu, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan masyarakat diminta tidak terlena,
Menurut Nadia, ancaman gelombang ketiga dan varian baru virus corona penyebab Covid-19 masih terus mengintai.
“Masyarakat, baik yang berada di Indonesia maupun yang hendak masuk ke Indonesia, wajib tetap disiplin protokol kesehatan dan mematuhi setiap kebijakan Pemerintah. Tidak ada toleransi bagi pihak yang melanggar ketentuan,” kata Nadia, dikutip dari laman Kemenkes, Senin (1/11/2021).
Mengutip laman CDC, Rabu (3/11/2021) berikut tingkat penularan Covid-19 di negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam.
Singapura – Level 4 (Sangat Tinggi)
CDC menetapkan tingkat penularan Covid-19 Singapura di Level 4 atau sangat tinggi.
CDC mengimbau untuk menghindari berkunjung ke Singapura, dan jika harus berkunjung ke negara tersebut sebaiknya sudah divaksinasi penuh dua dosis.
Karena situasi pandemi di Singapura saat ini, pengunjung yang telah divaksinasi lengkap masih memiliki risiko terpapar atau menularkan Covid-19.
Berdasarkan data Worldometers, Rabu (3/11/2021) Singapura mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 204.340. Kasus kematian di negara tersebut mencapai 430, sedangkan pasien sembuh mencapai 173.168 orang.
Malaysia – Level 4 (Sangat Tinggi)
CDC menetapkan tingkat penularan Covid-19 Malaysia di Level 4 atau sangat tinggi.
CDC mengimbau untuk menghindari berkunjung ke Malaysia, dan jika harus berkunjung ke negara tersebut sebaiknya sudah divaksinasi penuh dua dosis.
Karena situasi pandemi di Malaysia saat ini, pengunjung yang telah divaksinasi lengkap masih memiliki risiko terpapar atau menularkan Covid-19.
Berdasarkan data Worldometers, Rabu (3/11/2021) Malaysia mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 2.481.339.
Adapun kasus kematian di negara tersebut mencapai 29.045, sedangkan pasien sembuh mencapai 2.385.432 orang.
Thailand – Level 4 (Sangat Tinggi)
CDC menetapkan tingkat penularan Covid-19 Thailand di Level 4 atau sangat tinggi.
CDC mengimbau untuk menghindari berkunjung ke Thailand, dan jika harus berkunjung ke negara tersebut sebaiknya sudah divaksinasi penuh dua dosis.
Karena situasi pandemi di Thailand saat ini, pengunjung yang telah divaksinasi lengkap masih memiliki risiko terpapar atau menularkan Covid-19.
Berdasarkan data Worldometers, Rabu (3/11/2021) Thailand mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 1.935.442.
Adapun kasus kematian di negara tersebut mencapai 19.394, sedangkan pasien sembuh mencapai 1.818.463 orang.
Filipina – Level 3 (Tinggi)
CDC menetapkan tingkat penularan Covid-19 Filipina di Level 3 atau tinggi.
CDC mengimbau pelaku perjalanan yang akan berkunjung ke Filipina untuk mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis.
Pelaku perjalanan yang belum divaksin sebaiknya menunda perjalanan non-esensial ke Filipina, karena risiko terpapar dan menularkan Covid-19.
Berdasarkan data Worldometers, Rabu (3/11/2021) Filipina mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 2.793.898.
Adapun kasus kematian di negara tersebut mencapai 43.586, sedangkan pasien sembuh mencapai 2.712.298 orang.
Vietnam – Level 3 (Tinggi)
CDC menetapkan tingkat penularan Covid-19 Vietnam di Level 3 atau tinggi.
CDC mengimbau pelaku perjalanan yang akan berkunjung ke Vietnam untuk mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis.
Pelaku perjalanan yang belum divaksin sebaiknya menunda perjalanan non-esensial ke Vietnam, karena risiko terpapar dan menularkan Covid-19.
Berdasarkan data Worldometers, Rabu (3/11/2021) Vietnam mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 932.357.
Adapun kasus kematian di negara tersebut mencapai 22.205, sedangkan pasien sembuh mencapai 824.806 orang.
berikut indikator penilaian yang digunakan CDC untuk menentukan level:
1. Kriteria utama
Kriteria utama akan melihat jumlah kasus infeksi baru selama 28 hari terakhir di suatu negara dan membandingkan dengan jumlah penduduk.
Untuk negara dengan jumlah dari 100.000 jiwa berikut:
Tingkat 1: kurang dari 50 kasus/100.000 jiwa
Tingkat 2: 50-99 kasus/100.000 jiwa
Tingkat 3: 100-500 kasus/100.000 jiwa
Tingkat 4: lebih dari 500 kasus/100.000 jiwa
Sementara untuk negara dengan kurang dari 100.000 jiwa:
Tingkat 1: kurang dari 50 kasus
Tingkat 2: 50-99 kasus
Tingkat 3: 100-500 kasus
Tingkat 4: lebih dari 500 kasus
Pada kedua kelompok negara tersebut, CDC juga akan mengamati perkembangan kasus baru harian di sana. Terdapat kecenderungan meningkat, menurun, maupun stabil.
2. Kriteria sekunder
Dalam hal ini CDC melakukan penilaian berdasarkan pengujian (testing).
Penilaian menggunakan dua metrik kriteria sekunder, yakni tingkat pengujian populasi dan rasio uji-untuk-kasus.
Tingkat pengujian populasi adalah jumlah tes yang dilakukan per 100.000 orang selama 28 hari.
Sementara rasio uji untuk kasus adalah jumlah tes yang dilakukan untuk setiap kasus yang dilaporkan selama periode 28 hari yang sama.
Sementara itu melansir data Worldometers, Kamis (4/11/2021), kasus virus corona di dunia tercatat 248.715.482 kasus.
Dari angka itu, 5.035.710 orang meninggal dunia, dan 225.371.237 orang sembuh.
Berikut ini 10 negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia:
Amerika Serikat: 47.081.994 kasus, 770.535 meninggal dunia, dan 37.094.322 sembuh
India: 34.320.142 kasus, 459.661 meninggal dunia, dan 33.704.365 sembuh
Brazil: 21.835.785 kasus, 608.235 meninggal dunia, dan 21.035.263 sembuh
Inggris: 9.171.660 kasus, 141.181 meninggal dunia, dan 7.462.157 sembuh
Rusia: 8.633.643 kasus, 242.060 meninggal dunia, dan 7.445.438 sembuh
Turki: 8.121.226 kasus, 71.298 meninggal dunia, dan 7.582.624 sembuh
Perancis: 7.180.832 kasus, 117.802 meninggal dunia, dan 6.956.513 sembuh
Iran: 5.954.962 kasus, 126.763 meninggal dunia, dan 5.547.349 sembuh
Argentina: 5.292.549 kasus, 116.029 meninggal dunia, dan 5.158.505 sembuh
Spanyol: 5.019.255 kasus, 87.462 meninggal dunia, dan 4.875.129 sembuh
