Korban Gaek Bau Tanah di Kedungkamal Bertambah, Sang Ibu Akhirnya Tewas

Perspektiftoday

Purworejo, Ibu korban guru SMPN 10 yang dibunuh pada Minggu pagi (31/10) lalu, bernaka Rofingatun (66) akhirnya meninggal dunia. Korban kedua inu meninggal tanggal 3 November lalu sekira pukul 08.45 WIB.

Informasi ini disampaukan oleh Humas RSUD Tjitrowardojo, Lely Dewi Pramudyani saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Pewarta Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, di Sulthan Cafe, Jumat siang (5/11). “Korban sempat beberapa hari mendapat perawatan secara intensif di ICU RSUD, namun tak dapat bertahan karena lukanya yang parah,” jelas Lely.

Korban dirawat selama empat hari mulai Minggu (31/10) dan langsung dioperasi. “Kondisinya sempat membaik pasca operasi. Almarhumah mendapat satu luka tusukan di perut sebelah kanan menembus ke belakang,” lanjut Lely.

Sebelumnya diberitakan, seorang guru bernama Wira Akhadiyati (33) warga Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag tewas akibat dianiaya oleh terduga pelaku berimisial AY, 55 tahun. Motifnya diduga gaek bau tanah itu jatuh cinta dan ditolak korban. Hingga saat ini terduga pelaku masih buron, senjata yang dipergunakan pun belum berhasil ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *