Bukan Sholat 5 Waktu, Inilah Ibadah yang Sampai Langsung pada Allah Menurut Gus Baha

PerspektifReligi-Bukan sholat 5 waktu, inilah ibadah yang sampai langsung pada Allah SWT menurut Gus Baha.

Gus Baha mengungkapkan bahwa ahli tasawuf sepakat tentang ibadah yang bisa langsung sampai pada Allah SWT.

Seperti yang kita tahu sholat 5 waktu merupakan salah satu cara komunikasi antara seorang hamba dengan sang maha pencipta.

Namun, pada kali ini Gus Baha tidak membahas sholat 5 waktu. Melainkan ada ibadah lain yang mana bisa sampai langsung pada Allah SWT.

Dimana hal ini disampaikan oleh Gus Baha saat sedang mengisi tausiyah di salah satu acara pengajian.

Dalam hal ini bukan berarti Gus Baha ingin membandingkan sholat fardhu 5 waktu dengan ibadah ini.

Namun, semua ini adalah sebatas pengetahuan untuk para jamaah yang hadir saat Gus Baha menyampaikan tausiahnya.

Selain itu, kata Gus Baha jika tidak terlalu alim-alim banget sulit untuk mengamalkan ibadah ini.

Dimana Gus Baha menerangkan jika ibadah ini sering dilakukan oleh ulama-ulama ahli tasawuf.

Yang mana tingkat keimanan dan keilmuannya sudah diatas rata-rata orang-orang awam.

Sementara itu, lalu Gus Baha menyampaikan tentang ibadah tertinggi yang bisa sampai langsung pada Allah.

“Ibadah tertinggi adalah nikmat Allah. Ya secara bahasa tasawuf ‘istihsan billaladzab billah’,” ucap Gus Baha.

“Sebab itu dalam cerita-cerita sufi itu banyak orang wiridan yang syauq sampai jadzab. Orang-orang habaib, orang sholeh kalau sudah mauludan atau wiridan itu majdzlubi,” tambahnya.

Gus Baha melanjutkan jika para habaib atau orang sholeh wiridan itu majdzlubi sampai jahdzab menari-menari menikmati sekali.

Karena dalam ibadah mereka selalu memegang tarekat syauqon ‘syauqon ilallah’.

“Sampai jahdzab menari-menari menikmati sekali. Karena ibadah mereka ‘syauqon ilallah’, saking asyiknya dengan Allah,”

“Sebab itu dalam teori tasawuf banyak cerita di Jalaludin Al Rumi punya tarian rumi ibadahnya sama joget-joget,”

Gus Baha juga menjelaskan karena ibadah orang-orang tasawuf itu ‘syauqon ilallah’. Jadi setiap wiridan masih menangis.

“Karena ibadah mereka ‘syauqon ilallah’. Jadi, setiap wiridan masih menangis Maqomnya Khauf (takut),”

“Hampir dalam semua sisi hidupnya itu sudah nyaman dengan Allah. Ketika waktu sholat atau tidak waktu sholat dimana saja sudah ‘Rodiallahu anhum wawadhu’anhu’ dia merasa nyaman,”

Sebab itu ibadah tertinggi adalah “Arridhothul’ kalau gini cara bahasa Tasawuf merasa nyaman dengan Allah.


رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا

Artinya: “Aku rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Al-Hakim).

Demikian tentang tausyiah Gus Baha mengenai ibadah yang bisa sampai kepada Allah SWT.***

One thought on “Bukan Sholat 5 Waktu, Inilah Ibadah yang Sampai Langsung pada Allah Menurut Gus Baha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *