Perspektiftoday
Palembang-Seorang preman Uci Sanusi Pane menemui ajal setelah menantang warga satu kampung.
Pria 50 tahun itu mengamuk di Kecamatan Cikalong, Selasa (30/11/2021) dini hari.
Ia bahkan menganiaya warga dan petugas hansip.
Hal itu berawal saat Uci mendatangi rumah seorang janda berinsial S pada dini hari itu.
Pria asal Tasikmalaya itu diantarkan ke rumah sang janda oleh seorang pemuda bernama Topa.
Namun saat tiba di rumah janda, Uci tidak menemukan S, kesal tidak bertemu si janda Uci mengamuk dan menganiaya Topa.
Saat bersamaan seorang anggota hansip bernama Mariunan datang untuk melerai.
Namun hansip itu malah dipukul oleh Uci.
Uci mengira janda yang didatangi disembunyikan warga.
“Topa dan Mariunan dipukul, preman itu juga merusak kendaraan,” kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono.
Sebelum dikeroyok, kata Rimsyahtono, korban juga berteriak-teriak dan membangunkan warga yang sedang istirahat serta menantang berkelahi kepada warga yang ada di lokasi.
Beberapa kali ditenangkan oleh warga setempat, korban malah berbalik marah, membentak dan hendak memukul para warga yang mendekatinya.
Warga yang sudah berkumpul cukup banyak itu pun terpancing emosi, hingga tanpa komando serempak menyerangnya hingga tewas di tempat kejadian.
“Sebanyak 35 orang yang diduga terkait persoalan ini kemudian dibawa ke Mapolres Tasikmalaya untuk dimintai keterangan, statusnya saat ini masih menjadi saksi. Kasusnya masih ditangani Reskrim sampai saat ini,” ujarnya.
