Lestarikan Tradisi dan Wujud Syukur, Pemdes Tabarenah  Gelar Sedekah Bumi

Perspektiftoday | Rejang Lebong_Pemerintah Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, sampai saat ini masih tetap melestarikan sekaligus menjaga tradisi sedekah bumi yang rutin dilaksanakan setiap tahun atau selesai masa panen.

Sedekah bumi yang dilaksanakan dengan menggelar ritual dan do’a, sebagai wujud rasa syukur atas berkah dan kesehatan serta kesejahteraan  warga desa.

Selain itu, pelaksanaan sedekah bumi ini juga menjadi sarana silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga di desa tersebut. Saat sedekah bumi, masyarakat akan berkumpul dengan membawa makanan hasil bumi untuk kemudian dinikmati bersama.

Kades terpilih, Pemdes tabarenah, Yus Hendri  menyampaikan, kegiatan sedekah bumi ini merupakan warisan leluhur yang tidak bisa ditinggalkan. Tujuannya, untuk menyejahterakan dan menjaga kerukunan antarwarga desa.

“Kegiatan sedekah bumi ini sudah dilaksanakan dari bebeberapa tahun silam di tempat berbeda dan masih dalam satu Desa Tabarenah.

Yus Hendri  menambahkan,“Sedekah bumi selalu rutin dilaksanakan. Jika tidak digelar dikhawatirkan akan berdampak pada pagebluk atau mewabahnya penyakit pada tanaman para petani. Sedekah bumi sudah rutin digelar secara turun temurun,’’ tuturnya.

“Semoga pelaksanaan sedekah bumi ini semakin mempererat kerukunan antarwarga. Sekaligus bisa meningkatkan hasil panen yang merupakan mata pencaharian sebagian besar warga Tabarenah,’’ harapnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh:

Kepala Desa Batu Dewa

Kepala Desa Perbo

Kepala Desa Tanjung Beringin

Kepala Desa Lubuk Kembang

Sekcam Curup Utara

Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas

Pendamping Desa Tabarenah

Pendamping Desa Tingkat  Kecamatan Curup Utara

Perangkat Pemdes Tabarenah

BMA dan jajaran

Tamu Undangan dan Masyarakat Desa Tabarenah

Dalam kata sambutan yang di pimpin oleh bapak Yus Hendri selaku kepala desa,desa Tabarenah beliau meminta kedepannya warga desa Tabarenah tidak ada lagi kata2 perpecahan diantara masyarakat desa Tabarenah pasca Pilkades mari bersatu kembali tidak ada lagi kelompok atau kubu mari bersama untuk memajukan desa yang kita cintai ini hindari perpecahan diantara masyarakat,”terang nya,,[Elpis M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *