Perspektiftoday

Papua-Inilah sosok Tendius Gwijangge dan sepak terjang pimpinan KKB Papua yang baru saja kehilangan salah satu pentolannya, Yentinus Kogoya (29).
TNI Polri berhasil meringkus Yentinus Kogoya (29) alias Kumis Kogoya di kawasan Jalur 3 Paradiso, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (2/11/2021).
Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) Papua pimpinan Tendius Gwijangge telah menorehkan sejumlah catatan kriminal.
Korban serangan KKB Papua Tendius Gwijangge tak hanya TNI Polri namun juga masyarakat sipil
Direskrimum Polda Papua Kombes Faisal Ramadhani mengungkap Tendius Gwijangge merupakan orang baru di Yahukimo karena ia sebelumnya kerap berpindah lokasi.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Tendius Gwijangge. Mereka baru saja kehilangan salah satu pentolannya
Awalnya Tendius Gwijangge ikut bersama Lekagak Telenggen di Distrik Yambi, Kabupaten Puncak.
Namun setelah Satgas Nemangkawi melakukan penegakan hukum di lokasi tersebut, ia pecah dari kelompok Lekagak.
Faisal menyebutkan, karena di Nduga sudah ada kelompok Egianus Kogoya, maka Tendius Gwijangge akhirnya bergeser ke Yahukimo.
Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib, adalah pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang telah menembak mati 4 orang di Yahukimo.
4 orang yang ditembak mati ini adalah pekerja bangunan di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo, Papua, Kamis (24/6/2021) pagi.
Sebelum ditembak mati, para pekerja yang diangkur truk ini dihadang Tendius Gwijengga bersama sekitar 30 anak buahnya saat melewati jembatan Kali I Kampung Samboga Distrik Seradala
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal di Jayapura, mengungkapkan, Tendius Gwijangge dan anggotanya menggunakan alat tajam berupa anak panah, kapak, parang, samurai.
Sementara, dua orang dari KKB Papua membawa dua pucuk senjata api laras panjang.
Selain menembak mati tiga pekerja, Tendius Gwijangge Cs juga menyerang dua pekerja hingga kritis.
Bahkan, empat orang pekerja lainnya disandera. Kini, masih dalam penyelidikan pihak keamanan.
Semua korban adalah warga sipil yang bekerja pada PT Sinama untuk pembangunan Proyek Jembatan Kali Kuk Kampung Samboga, Distrik Seradala.
Truk yang dikemudikan korban, Saiful, dihadang saat hendak menuju PT Berantas di Kampung Sukamo, seusai mengambil material proyek berupa batu ciping dari Camp Kali Kuk di Kampung Samboga.
Truk sempat kembali ke arah Camp PT Seremony Kali Kuk untuk berkumpul sesama karyawan dan warga setempat.
“Namun pimpinan KKB memerintahkan pasukannya segera melakukan pemeriksaan dan operasi,” ujar Kamal.
Sekira pukul 15.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapatkan informasi lewat telepon bahwa telah terjadi penembakan terhadap warga Bingky bernama Obaja Nang.
“Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana berkoordinasi dengan Dandim 1715/Yahukimo Letkol inf Christian Ireuuw guna menangani kasus ini,” jelas Kamal.
Data sementara, korban meninggal itu adalah Suardi, Sudarto, dan Idin (Belum teridentifikasi).
Dua korban luka; Saiful (47) warga Dekai, luka serpihan kaca mobil, dan Obaja Nang (35) warga Kampung Bingky, luka tembak pada bagian paha.
Sementara empat pekerja yang disandera masih dalam penyelidikan polisi.
Kehilangan Pentolannya
Diketahui, salah satu pentolan KKB Papua Egianus Kogoya, Yentinus Kogoya (29) alias Kumis Kogoya ditangkap di kawasan Jalur 3 Paradiso, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (2/11/2021).
Yentinus Kogoya sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pembunuhan empat pekerja bangunan di Distrik Seradala, pada 25 Juni 2021.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan, Yentinus Kogoya ditangkap saat sedang melintas menggunakan sepeda motor bersama seorang rekannya.
“Rekannya tidak terlibat, sehingga dipulangkan, kalau Yentinus langsung diamankan,” beber Kamal.
Hasil pemeriksaan diketahui bahwa Yentinus Kogoya telah berada di Kota Dekai selama 4 tahun.
“Dirinya bekerja di tambang yang berada di Kali I, Kabupaten Yahukimo,” jelasnya.
Penangkapan tersebut berdasarkan LP Polres Yahukimo, nomor LP/16/V/2021/Papua/Res Yahukimo, LP/23/VI/2021/PAPUA/RES YAHUKIMO tanggal 25 Juni 2021 dan LP/27/VII/2021/Papua/Res Yahukimo, tanggal 10 Juli 2021.
Yentinus Kogoya diduga terlibat beberapa kasus kekerasan termasuk kasus pembunuhan terhadap warga yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 1 luka termasuk 2 tukang bangunan eks pekerja tambang.
Dari tangan Yentinus Kogoya (29) alias Kumis Kogoya aparat keamanan berhasil mengamankan barang bukti :
5 KTP elektronik An Nus Haselo, Stephanus Pangalerang, Rutin Silakan dan Delius Gwijangge;
1 SIM C an. Stephanus Pangalerang ;
1 kartu BPJS an. Stephanus Pangalerang ;
1 buah ATM BRI;
1 butir Peluru Kaliber 45 ACP;
1 butir Selongsong peluru kaliber 5,56;
1 Kartu Amazone ;
3 lembar kupon
Uang Rp. 75 ribu dengan pecahan 50 ribu, 20 ribu dan 5 ribu;
1 buah Dompet kulit;
1 Minyak urut GPU;;
1 buah Senter kepala;
Pinang kering dan kapur
1 buah Noken;
1 buah cermin
Kamal menambahkan pelaku pihaknya kini masih mendalami peran YK terhadap beberapa aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Kab Yahokimo.
Siapa sebenarnya Yentinus Kogoya?
Yentinus Kogoya atau YK adalah pentolan KKB pimpinan Tendius Gwijangge.
YK berasal dari Kabupaten Nduga, sama dengan pimpinannya, Tendius Gwijangge.
YK sebelumnya merupakan anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Kamal menambahkan, YK dianggap seorang intelektual dalam kelompoknya.
Selama ini, YK kerap melakukan propaganda melalui media sosial.
“YK berperan sebagai penerjemah, penghubung dan bermain dalam media sosial,” kata dia.
Selain itu YK juga pernah terlibat dalam acara bakar batu di Kali Braza yang dihadiri oleh kelompok KKB Papua Yahukimo pimpinan Tendius Gwijangge.
Kamal memastikan, usai penangkapan YK, situasi keamanan dan ketertiban di Yahukimo kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
