dr Eva Sri Diana Minta Pemerintah Indonesia Tutup Bandara, Cegah Varian Baru Masuk dan Bisnis PCR

Perspektiftoday-dr. Eva Sri Diana meminta pemerintah Indonesia segera tutup bandara pesawat.

Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr. Eva Sri Diana menyinggung berbagai penyebab yang sempat membuat Indonesia kehilangan banyak nyawa akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya kebijakan PPKM yang berjilid-jilid diterapkan oleh pemerintah juga menjadi penyebab banyak masyarakat yang jatuh sakit.

Hal itu dikarenakan adanya pemecatan dari perusahaan kepada karyawannya dan sulitnya mencari lapangan kerja selama pembatasan wilayah.

Sehingga banyak juga keluarga yang kesulitan mendiagnosa diri mereka apakah terkena Covid-19 atau tidak, dengan biaya tes antigen atau PCR yang sangat mahal.

“Banyak saudara kita yang meninggal. Tulang punggung keluarga, itu meninggal. Belum lagi anak-anaknya yang meninggal. Kita ini sedang sakit,” kata dr. Eva Sri Diana

dr. Eva juga mengatakan kurangnya suntikan dana kepada beberapa rumah sakit yang sempat mengalami collabs, membuat tenaga kesehatan (nakes) terpaksa memulangkan pasiennya.

Kebijakan PCR dan antigen saat ini, dianggap dr. Eva sangat memberatkan masyarakat yang punya kepentingan di luar kota.

Ia juga merasa kebijakan itu tidak memberikan dampak baik sama sekali bagi nakes, sebab mereka tidak mendapatkan keuntungan sama sekali dari sana.

Selain itu, dr. Eva bersyukur dengan kondisi Covid-19 di Indonesia yang sudah melandai.

Akan tetapi untuk mengantisipasi gelombang ketiga virus Corona, ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada tes PCR tapi juga kembali menutup jalur penerbangan yang menjadi gerbang awal masuknya varian baru.

“Waktu Juni-Juli dulu kenapa kita sampai terjadi gelombang tragedi kemanusiaan ini? karena masuk varian delta. Kenapa itu masuk? Karena masuk dari luar. Jadi saya mohon kepada pemerintah, tutup pintu masuk. Tolong tertibkan pintu-pintu bandara,” ujar dr. Eva Sri Diana.

dr. Eva Sri Diana menyinggung adanya penghianat berbayar pada saat bulan Juni dan Juli, yang membuka pintu masuk ke Indonesia dan membuat masyarakat terpapar varian delta.

Kedatangan orang dari luar negeri ke Indonesia ia anggap sebagai faktor mudahnya virus varian baru masuk ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *