Jalan Utama Penghubung Desa Kayu Apuh Kecamatan Enggano Membahayakan Pengguna Jalan

PERSPEKTIF.TODAY| BENGKULU UTARA– Jalan utama  penghubung Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara tepatnya di Desa Kayu Apuh terancam tergerus.

 Kondisinya sudah sangat  memprihatinkan mengingat senderan yang ada dipinggir jalan sudah tergerus air hujan beberapa hari lalu, serta mendekati badan jalan.

Para pengendara khawatir, serta harus waspada saat melintas.

Salah satu  kendaraan harus mengalah saat berpapasan untuk mengantisipasi keecelakaan.

Pemerintah harus segera memperbaiki jalan , sebelum berubah menjadi kubangan yang lebih membahayakan pengguna jalan. Ini harus segera mendapat perhatian agar jalan tidak sampai hancur. Terlebih sekarang sering turun hujan, cuaca saat ini dapat percepat kerusakan.

Jalan rusak di akses utama tersebut, kondisinya sangat memprihatinkan. Warga yang seringkali mengeluhkan karena sudah lama tidak diperbaiki. Otomatis, mobilisasi warga terhambat karena kendaraan yang lewat sulit.

Rata-rata warga melintasi jalan tersebut untuk mengankut barang dagangan ke ke pasar. Saniri (39) salah satu warga yang biasa melintas di jalan tersebut mengaku kecewa.

Sebab, sudah bertahun-tahun tidak ada perbaikan. Sehingga, tidak sedikit warga setempat mencari jalan alternatif untuk menghindari jalan rusak tersebut.

“Jalan rusak ini sudah bertahun-tahun belum diperbaiki. Perkiraan sudah puluhan tahun. Kalau ingin ke pasar atau ke kota saya lewat jalan di desa sebelah, karena lebih nyaman,” kata Saniri saat ditemui di kediamannya.

Diakui, saat kemarau, jalan tersebut berbatu dan berlubang. Namun saat musim hujan kondisi jalan tambah membahayakan. Lubang-lubang jalan tersebut penuh dengan genangan air, sehingga menyulitkan jarak pandang warga untuk melintas di jalan tersebut.

Seorang warga, Durotun Nisa’ mengatakan, dirinya sangat takut ketika melintas jalan itu, sebab kondisi jalan sangat rusak parah.

“Saat mengendarai motor saya takut, apalagi ketika jalan menurun, takut terpeleset batu kerikil yang berserakan,” kata dia.

Menurut Camat Enggano, jalan menuju arah kota  memang memprihatinkan dan membahayakan, apalagi jalan itu juga dilalui anak-anak saat hendak pergi ke sekolah.

“Sementara ini pihak pemerintah desa sudah melakukan perbaikan sebagian, yaitu sudah memperlebar menggunakan alat berat (eksavator), nantinya akan di urug dan dipasang batu,” kata Camat

Berdasarkan informasi dihimpun, titik jalan rusak antar desa kondisinya sangat memprihatinkan

Akses jalan dipenuhi kubangan lumpur yang menganga sehingga menyulitkan laju kendaraan saat melintasinya. Apalagi setelah turun hujan, jalan semakin sulit dilalui pengguna jalan.

Ia sangat menyangkan, akses jalan menuju Pulau Enggano yang sudah cukup familiar dikenal  warga kurang diperhatikan pemerintah. Padahal akses jalan menjadi hal pokok utama dalam meningkatkan perekonomian warga.Apalagi dibenak para pelancong menyiratkan keindahan tentang pulau enggano, tetapi kenyataannya berbanding terbalik, tidak seindah yang dibayangkan, kesulitan akses menuju lokasi tersebut sangat rawan kecelakaan.

“Ini kan akses utama menuju Enggano  dan aktivitas warga menuju pasar, kantor kecamatan maupun Puskesmas juga kearah kota,” katanya.

Terkait kondisi jalan ini, kata dia, sebetulnya masyarakat sudah beberapa kali menyalurkan aspirasi kepada pemerintah. Mulai dari aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bengkulu Utara sampai ke Kantor Gubernur Bengkulu.

“Tuntutan kita hanya satu kepada pemerinrah yaitu segera perbaiki jalan sepanjang menuju Enggano. Jalan sangat penting untuk kelancaran mobilitas serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Enggano,” katanya.

Harapan masyarakat di Pulau Enggano khususnya mohon pemerintah setempat melalui Dinas PUPR Propinsi Bengkulu perpanjangan tangan dari pak gubernur agar jalan tersebut diperbaiki atau perhatikan, karna di gunakan untuk seluruh masyarakat enggano termasuk anak sekolah,  para wisata yang datang dari luar pulau enggano jalan yang di lewati sudah lebih kurang 2 tahun, masyarakat enggano, camat,  polsek sudah berupaya di timbun masih juga hancur penanganan dari pihak propinsi bengkulu belum ada, dari ukur mengukur jalan tersebut terus sudah sering, untuk pelaksanaannya belum terealisasi, untuk kerusakan jalan tersebut sangat luar biasa,  lobangnya terlalu dalam apa lagi di saat hujan tidak bisa di lewati apa lagi tidak hujan, jalan tersebut sering di lewati oleh kendaraan roda dua, roda empat dan anak sekolah dan berharap masyarakat enggano tidak muluk – muluk tolong di perbaiki,” Ungkap Ibu war

Menujuh SMA 6 pulau enggano sangat terganggu karna jalan tersebut sangat parah dan kami sering terlambat masuk sampai – sampai kami kesekolah bukan lagi pakai sepatu tetapi pakai sendal menujuh sekolah,  harapan kami sebagai anak sekolah semoga jalan tersebut di perbaiki dan supaya lebih bagus, jalan yang kami lewati sekarang bonyok ini jalan tersebut licin sekali, misi visi pak gubernur pak rohidin jalan di perbaiki, kami sebagai anak sekolah mintak ke pada bapak gebernur tolong bantu kami di pulau enggano, ” Ungkap Imelia.(VENI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *