Pernyataan Yaqut Cholil Qoumas Ini merupakan salah seorang Menteri Agama “Ter-Norak” Di Indonesia

Perspektiftoday | Batam-Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia Norak sebagai kata sifat, bisa diartikan merasa heran atau takjub melihat sesuatu, sangat berlebih-lebihan, kurang serasi (tentang dandanan, gaya, tingkah laku dan sebagainya), atau kampungan.

Ketua Umum PW GPII Kepri Amirul Khalish Manik menilai pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah melukai hati dan menyinggung perasaan satu agama.

“Jika Memang Mau cari popularitas Yaqut Cholil Qoumas tapi kenapa menyinggung Satu agama dengan perbandingan Azan dan suara gonggongan anjing diperumahan. Jaga otak dan mulutmu Yaqut Cholil Qoumas jangan terlalu lebay, yang anda atur melalui statement anda bukan solusi tapi menyuluh perpercahan. Agama manapun jika dibandingkan suara kerohanian dengan suara gonggongan anjing, saya yakin mereka para pemeluk agama apapun pasti akan marah dan menentangnya”.

Khalish mengatakan ucapan Yaqut itu diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Atau bisa dijerat dengan Pasal 156a KUHP Tentang Penistaan Agama. Maka Yaqut wajib dilaporkan kepihak terkait untuk di proses sesuai dengan kententuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saya minta kepada anda Yaqut agar segera mengklarifikasi terkait perbandingan Azan dengan suara gonggongan anjing diperumahan dan seraya meminta kepada maaf kepada seluruh ummat Islam di Indonesia” Tegas Khalish

Amirul Khalish Manik yang juga Alumni HMI-MPO tahun 1997 Cabang Yogkarta menyatakan bahwa menjadi Menteri Agama jangan sembarangan mengeluarkan pendapat yang menimbulkan kegaduhan dimasyarakat dan perpecahan sesama anak bangsa.

“Seorang Mentri ngomongnya ngelantur sudah seperti masa aksi demo bayaran, Saya ingatkan kepada anda menjadi mentri hanya sebentar, Anda masih muda dan jangan merusak badanmu hanya karna haus akan kekuasaan. Ingat itu, sekali lagi jangan norak dalam menyikapi persoalan ummat dan bangsa ini”. Ujar Khalish yang juga Wakil Ketua Bidang Kajian Strategis, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat DPD KNPI Kepri

Amirul Khalish Manik menekankan agar menjaga kesatuan NKRI dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia

Jaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kebhinekaan, tuangkan ide dan gagasanmu yang mencerdaskan generasi bangsa. Tutup Amirul Khalish Manik yang juga Ketua Umum PW PRIMA DMI Provinsi Kepulauan Riau.( Amirul/Desi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *