
Perspektiftoday | Mukomuko-Tidak terasa tepat pada hari ini, tanggal 25 Pebruari 2022, Kabupaten Mukomuko telah berusia 19 tahun, namun perayaan kali ini dirasakan sangat berbeda dengan perayaan pada tahun – tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena perayaan HUT Kabupaten kali ini dirayakan dalam masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Kabupaten Mukomuko, sehingga hanya dapat dilaksanakan upacara dengan mengikuti protokol kesehatan.

Hadir dalam upacara HUT kabupaten tersebut Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Bupati Mukomuko, Sapuan, Wakil Bupati, Mukomuko Wasri, Ketua DPRD mukomuko, Ali Saftaini, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, para Camat se Kabupaten Mukomuko, juga tamu undangan dari daerah tetangga ,Walikota Sungai Penuh Kabupaten Kerinci, Bupati Bengkulu Utara Mian, dan perwakilan dari Kepala daerah se Provinsi Bengkulu
Terlihat juga, jajaran Forkopimda Yakni Kapolres Mukomuko AKBP Witdiardi, S.Ik MH, Perwakilan Kejaksaan Negeri Mukomuko, Perwakilan Pengadilan Negeri Mukomuko, Sekretaris Daerah Mukomuko serta para pejabat dari Pemkab Mukomuko, para ASN Mukomuko, eselon II, III dan IV.

Bupati Mukomuko H Sapuan dalam sambutannya mengatakan, perayaan HUT kabupaten Mukomuko kali ini yang dirayakan pada masa pandemi Covid-19, disemangati dengan Tema,” Dengan Melalui Hari Jadi ke-19 Kabupaten Mukomuko Tahun 2022, Kita Bebaskan Dari Covid-19, Bersinergi Untuk Perubahan, Menuju Masyarakat Mukomuko Yang Sehat dan Maju. Kita mantapkan kontribusi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata terhadap perekonomian regional dan pemerataan pendapatan masyarakat untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19, Wujudkan Kapuang Sakti Ratau Batuah menuju Masyarakat Kabupaten Mukomuko yang Maju, Mandiri, Berkarakter dan Sejahtera, Berbasis Agro, Perikanan dan Berilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Beriman dan Bertaqwa,”ungkap Bupati .
“Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-19 Kabupaten Mukomuko, tanggal 25 Pebruari tahun 2022, kepada seluruh komponen masyarakat di kabupaten Mukomuko,” kata Bupati Sapuan.
Bupati berharap, momentum peringatan HUT ke-19 Kabupaten Mukomuko kali ini, semakin memantapkan dan meningkatkan serta memperkokoh tekad dan semangat kita, untuk membangun dan mengantarkan Mukomuko sebagai daerah otonom, dan mampu bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Bengkulu
“Saya mengajak kepada kita semua untuk menghayati dan membuka lembaran sejarah 19 tahun yang lalu, dengan berbagai keberhasilan yang telah kita capai saat ini,” ujar Bupati.
Meski begitu, masih banyak tantangan dan permasalahan, yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh pelaku pembangunan didaerah ini.

Dengan hal itu, kata Bupati sebagai bangsa yang menghargai dan tidak melupakan sejarah, maka proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Mukomuko, dimaknai dengan tetesan keringat, kerja keras dan perjuangan secara silih berganti para pemimpin yang telah memberikan kontribusi, bagi percepatan pembangunan di daerah tercinta ini.
Untuk itu, Bupati Sapuan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para Bupati dan Wakil Bupati periode ditahun sebelumnya, dan para mantan anggota DPRD periode sebelumnya.
“Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Mukomuko, untuk terus bekerja keras dalam membangun Mukomuko tercinta ini,” kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan di HUT ke-19 tahun ini, jadikan sebagai bahan evaluasi atas apa yang dilaksanakan untuk memberikan kontribusi daerah kita di kabupaten Mukomuko. Selanjutnya, untuk tantangan besar yang akan dihadapi saat ini dan tahun kedepannya, Bupati berkata terkait dengan percepatan pemulihan ekonomi nasional, penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.
Tak hanya itu, terkait juga dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta transparan dan akuntabel.
“Saya minta kepada kepala perangkat daerah dan seluruh jajaran untuk melakukan upaya maksimal dalam mewujudkan cita – cita kita dalam meraih opini WTP,” pinta Bupati.
“Jika kita raih opini WTP maka dengan sendirinya kita akan mendapatkan dana insentif daerah dari pemerintah pusat. Ini demi menunjang kenaikan TPP bagi ASN tentu melalui kajian dengan memperhatikan kemampuan daerah,” ungkap Bupati.

“Saya sampaikan ucapan”selamat bekerja dan selamat berkarya”, serta jadilah aparatur pemerintah yang siap melayani dan bukan untuk dilayani,” pungkas Bupati.
sementara Gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah, dalam sambutanya mengucapkan selamat hari jadi MM yang ke 19 tahun 2022. Salah satu pencapaian yang dilakukan pimpinan daerah H. Sapuan dan Wasri adalah, telah mengangkat nama kabupaten Mukomuko yang selama ini, dalam urutan terakhir se Provinsi Bengkulu dalam hal perekonomian dan pembangunan. Saat ini dengan kepemimpinan Sapuan dan Wasri Kabupaten Mukomuko menjadi nomor 5 dari 9 kabupaten dan 1 kota untuk perkembangan pembangunan dan kesejahteraannya.
“Saya mengucapkan selamat HUT Kabupaten Mukomuko yang ke 19, dan suatu kebanggan bagi kita semua, bertepatan dengan HUT ini, Kabupaten Mukomuko meraih peningkatan dengan dalam pencapaian perekonomian dan kesejahteraan. Semoga hal ini bisa lebih ditingkat lagu kedepannya. Saya berpesan kepada semua masyarakat Mukomuko agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan untuk membawa kabupaten Mukomuko lebih baik kedepannya. Sidang paripurna ini dibuka dengan pantun oleh ketua DPRD MM, saya usai sambutan saya dengan sebuah pantun juga, ‘Kapuang Sati Ratau Batuah Tempat Anak Muda Menunai Harapan. Kepada Hadirin Semua Mari Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan’.”pesan Rohidin.
Sementara itu Ketau DPRD Mukomuo Ali Saftaini ,“Setiap momentum Hari Jadi Kabupaten Mukomuko, kami yakin akan ada semacam daya dorong atau motivasi dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan di daerah ini untuk berpacu membangun dengan bekerja cepat, lebih cerdas dan giat sehingga terjadi percepatan dalam berbagai sektor pembangunan,” kata SaFtaini
Saftaini mengatakan, pengharapan masyarakat saat ini terhadap peningkatan kualitas pembangunan sangat besar mengingat masih banyaknya wilayah di kabupaten Mukomuko yang harus dibenahi dalam hal pembangunan. Pemerintah yang menjadi tumpuan dituntut untuk mampu dan sanggup melakukan segala hal dalam pelaksanaan pembangunan untuk semua aspek.
“Namun hal tersebut akan sulit terjadi jika kita tidak memiliki rasa kebersamaan dan sinergisitas. Sebab dengan menjalin kebersamaan dan terus meningkatkannya, segala bentuk beban dan hambatan akan terasa ringan,” ujarnya.
Ali Saftaini pun mengajak seluruh pihak memperkuat persatuan dengan keberagaman budaya sehingga semakin menumbuhkan dan meningkatkan semangat kebersamaan dan persatuan dalam berbagai aspek. Perjuangan untuk kesejahteraan masyarakat tentu semakin hari terus ditingkatkan.
“Motivasi yang baik dan benar harus ditanamkan dalam diri masing-masing. Kondusifitas daerah juga menjadi modal utama. Bagaimana kita mau membuat daerah maju kalau kita tidak punya motivasi untuk berkembang,” katanya.
Dilanjutkan Ali Saftaini, apa yang telah dicapai hari ini jangan sampai menurun. Kualitas apa yang telah diperoleh harus ditingkatkan. Evaluasi dan proyeksi juga harus terus dilakukan.
“Kreativitas dan terobosan harus selalu ada. Kita satu perjuangan untuk membuat Mukomuko sejahtera. Pelihara kerukunan dan toleransi serta kebersamaan,” pesannya.[Arios/Adv]
