
Lebong | Perspektiftoday – Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek.
Baik memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan pada Rabu (29/09/21).

Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan, ungkap salah seorang warga tempatan yang enggan disebut namanya.
Pasalnya, pekerjaan proyek pembangunan Listrik untuk rumah Trapo dan Pembuatan sumur bor di halaman rumah sakit ujung tanjung di Kecamatan Lebong Sakti
mulai disoroti oleh warga setempat maupun warga yang melintas dari lokasi pembangunan.
Pekerjaan proyek yang sudah berjalan kurang lebih satu bulan ini
Hal inilah yang menjadi sorotan bagi warga yang berada di rumah sakti bahwa pekerjaan pembangunan Listrik untuk rumah Trapo dinilai proyek “siluman”, karena sama sekali tidak adanya terpasang papan nama informasi proyek saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.

Mengaku salah satu warga yang berada di rumah sakit ketika berbincang dilapangan mengatakan bahwa proyek pekerjaan tanpa menggunakan papan nama adalah indikasinya sebagai salah satu trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggarannya dan sumber anggaran darimana.
Semestinya, sebelum dan saat dimulainya pekerjaan. rekanan seharusnya memasang papan informasi proyek agar pengawas lapangan dari instansi terkait dan juga seluruh masyarakat mengetahui dan bisa memonitoring pekerjaan tersebut,
Di saat di tanya masalah Direksi lapangan dari salah satu tenaga di lapangan di jawab tidak ada, perlengkapan SOP (K3) tidak ada di lapangan seperti rompi, helm dan sepatu septi, di jawab oleh salah satu tenaga tidak tau semua dan kompirmasi sama direktur rumah sakit PLT Rahman, untuk pekerjaan pembesian menggunakan besi diameter 12, tutup Ipan

Di saat media perspektif bertanya sama pelaksana atau konsultan masalah anggaran di jawab tidak TAU, peket ini sebenarnya pengadaan listrik untuk rumah Trapo, untuk di lapangan kata pak Ari, untuk Ls ( Lamsam) digedung ini tidak memakai uraian di sesuaikan gambar yang ada, untuk gambar lengkap cuma di buat Lamsam, untuk di lapangan konsultan cuma memegang gambar, tutup Ari
Disisi lain, Direktur rumah sakti Plt Rahman tidak mengetahui anggaran yang dikerjakan Pembuatan rumah listrik untuk Trapo dan kegiatan pembuatan sumur Bor di lokasi rumah sakit dan juga tidak tau tanggal kontrak pekerjaan, di saat kompirmasi melalui telpon wa pada jam 15.15 wib
(PM)



