Perspektiftoday

Jakarta-Perilaku tidak simpatik menteri sosial RI, Tri Rismaharini alias Risma yang sering memarahi orang lain di tempat publik, juga dikritik kalangan ulama.
Pasca viralnya video Risma yang marah-marah dan mempermalukan seorang pegawai rendahan Gorontalo, pendiri ormas Wahdah Islamiyah yang juga putra daerah Gorontalo, KH Muhammad Zaitun Rasmin, menyebut, Risma sebagai pejabat yang tidak berakhlak baik.
Dalam tabligh akbar yang diselenggarakan secara daring oleh Wahdah Islamiyah wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo pada Minggu (3/10/2021). Zaitun Rasmin meminta presiden Joko Widodo untuk memberikan teguran kepada Risma.
“Ibu Risma yang dianggap berakhlak buruk ketika kunjungan kerja di Gorontalo belum lama ini, hendaknya ditegur oleh presiden Jokowi (Joko Widodo). Dengan statusnya yang diberi amanah sebagai pejabat penting negara, Ibu Risma tidak pantas untuk mencela dan mempermalukan seseorang di hadapan banyak orang. Terlebih orang yang dicela itu adalah pegawai rendahan. Seorang pejabat harus rendah hati, agar dicintai oleh rakyat,” jelas Zaitun Rasmin.
Seharusnya, kata Zaitun Rasmin, Risma perlu menunjukkan akhlaq mulia, seperti ramah tamah kepada orang lain, karena hal tersebut diajarkan oleh agama dan budaya luhur bangsa.
“Jangan karena merasa sebagai pejabat, atau merasa pernah berprestasi, lalu merasa tinggi hati, apalagi sampai akhlak buruk itu ditunjukkan kepada masyarakat. Ini bukanlah sikap yang disukai agama,” kata pria kelahiran Gorontalo yang dibesarkan di Makassar tersebut.
Menurut Zaitun Rasmin, seorang yang berakhlak baik, akan selalu rendah hati, low profile kepada siapa saja.
Baik ketika berada di daerahnya sendiri, apalagi sewaktu berada di daerah orang lain. Kaidah di mana bumi dipijak, di situ langit dijungjung perlu dipegang erat oleh setiap orang, terutama para pejabat.
Mantan dosen Islamic University of Tokyo itu menambahkan, janganlah suka marah-marah dan mempermalukan orang lain, apalagi tindakan tersebut dilakukan di kampungnya orang.
“Bahkan di kampung sendiri pun, perilaku tidak berakhlak itu juga tidak dibenarkan,” katanya.
Zaitun Rasmin mendukung sikap gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, yang merasa tersinggung karena masyarakatnya dipermalukan oleh Risma di hadapan publik.
“Mohon bapak presiden (Jokowi) agar berkenan mengevaluasi dan memberikan teguran kepada Bu Risma,” pungkas ulama alumni Timur Tengah itu. [Fajar]
