Ratusan Penambang Datangi Kantor Bupati Lebong, Ini Tuntutan Mereka

Lebong | Perspektiftoday-Ratusan Penambang Emas Tradisional menyambangi Kantor Bupati Lebong, Ratusan warga dari berbagai Desa yang di ketahui sebagai penambang emas tradisional, Selasa (07/09/2021) sekira pukul 12.30 siang.

Aksi ratusan penambang ini dilakukan untuk menuntut kerjasama dengan pihak PT Tansri Majid Energi (TME) yang saat ini beroperasi di Desa Ladang Palembang dan Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, dengan meminta kepada Pemkab Lebong untuk menengahi atau memfasilitasi.

Dalam kesempatan itu,Depi, perwakilan penambang mengusulkan, agar pemkab menyediakan menjadi fasilitator kerjasama antara penambang tradisional dengan PT TME.

Diungkapkan Depi dari Yayasan Nuansa Alam Bustari bahwa, Pertemuan dengan Bupati intinya, masyarakat penambang emas tradisional ingin menyampaikan tuntutan kesepakatan untuk dapat bekerjasama dengan pihak PT TMEdan Pemkab Lebong selaku pemegang hak Yuridis bersedia menjadi fasilitator, agar PT TME dapat bekerjasama dengan penambang tradisional secara syah sesuai harapan masyarakat.

“Kita minta Pemerintah Kabupaten Lebong agar dapat menjadi penengah dan dapat memfasilitasi alur kerjasama antara PT TME dengan warga masyarakat Lebong,” ungkapnya.

Jadi keluhan masyarakat penambang emas tradisional, perusahaan intinya tidak pernah membuka peluang untuk dapat bekerjasama dengan masyarakat mereka terkesan menutup diri kemudian terkesan juga ingin mengadu domba masyarakat dengan pemerintah dan masyarakat dengan aparat.

“Hal ini kita hindari dan mohon kedepan kita dapat bekerjasama dengan pihak PT TME,” harapnya.

Selaku masyarakat, selayaknya mengadu dengan pemerintah daerah karena ada pemangku kebijakan yang merupakan pemegang regulasi juga penentu kebijakan secara yuridis.

“Harapan kita kedepannya, dapat bekerjasama dengan pihak PT TME dan bisa bersinergi dan saling menguntungkan, masyarakat menguntungkan dan daerah diuntungkan,” tutupnya. (PM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *