Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidak Kelapangan Dana DAK TA 2021

Lebong | Perspektiftoday – Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan bersama Tim Diknas dan Konsultan mengecek kegiatan sekolah – sekolah untuk monitoring kemajuan fisik di lapangan jam 10.00 wib pada Rabu (15/9/2012).

kegiatan hari ini Rabu pada tanggal 15 September kami hari ini monitoring yang hari yang kedua Alhamdulillah di tempat – tempat lain sudah berjalan semua dan informasi di SD 48 ini pekerjaannya tidak sesuai dengan Time Scehedule makanya kami sekarang ini Alhamdulillah sudah dikerjakan dan kami harap dari selaku kepala Dinas dan langsung sama Konsultannya jangan sampai ini tidak selesai waktunya kurang lebih satu bulan setengah, kalau permasalahan di lapangan masih ditemukan kantor direksi belum ada kelengkapan K3 belum ada dan kami sudah sampaikan kepada piha kontraktor harus dilengkapin semua dan untuk kedepan kami harapkan mengutamakan keselamatan tenaga kerja, untuk konsultan pengawasan supaya tetap mengawasi pekerjaan-pekerjaan yang ada di Kabupaten Lebong, SD, SMP maupun Paud kita maksimalkan pekerjaannya dan pihak konsultan agar terus untuk mengawasi , tutup Kepala Dinas H.Guntur

Salah satu SD 48 DAK Tahun 2021 di kabupaten Lebong, untuk progres memang kita deviasi kira – kira 15%, Alhamdulillah tukang kita sudah ada, mudah – mudahan bisa mengejar progres karna waktu efektif kita satu setengah bulan lagi, ini karna rehap mungkin kita bisa ngejar untuk pekerjaan dilapangan untuk teknis yang lainnya, untuk seluruh dipngawas kita Alhamdulillah sesuai dengan target insya Allah selesai, pada jadwal yang ditetapkan sesuai dengan kontrak, kami akan pantau terus pekerjaan dilapangan sesuai dengan Spekteknis mengikuti RAB mudah-mudahan DAK Tahun 2021 khusus untuk SD dan paud sukses, karna ada deviasi 15% nanti kita akan terbitkan ke PPK untuk diberikan SCM 1 atau surat peringatan 1 kepada kontraktor, agar mereka bisa lebih giat untuk menyelesaikan pekerjaan dan untuk menaikan progres di lapangan, untuk kontraktor kita harapkan semua kita harus mengikuti Spesifikasi Teknis SNI, ada bahan – bahan memenuhi Standar Indonesia jadi untuk pekerjaannya kita harus berpedoman kepada spek yang ada dan jangan sampai melencer dari spek, RAB dan Gambar yang ada, untuk ke depan semua K3 harus ada di lapangan, Beskem Direksi Keet harus ada, dan ada di dalam penawaran di dalam RAB harus diterapkan di lapangan jadi itu walaupun nilainya kecil kontraktor tidak bisa 100 % bobotnya kalau itu tidak di adakan atau di laksanakan jadi sekecil apa pun yang ada di RAB harus di laksanakan karna itu menyangkut Bobot dari 100% nantinya, kepada kontraktor kita bekerja sama dengan baik mudah mudahan kedepan kita sukses menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu, tutup Endarmen

Sebetulnya awal itu turun ke lapangan ketika di lapangan itu memang ada beberapa kendala dan ada juga kendala maka kami koscek ke lapangan, ada juga laporan ke kami bahwa Progresnya sudah bagus dan kami pingin melihat secara langsung kelapangan termasuk di SD 78 ini sebetulnya layak untuk mendapatkan perhatian lebih contohnya SD 78 akses masuk ke sekolah kurang memadai itu juga PR kami ke depan untuk bisa bersinergi OPD -OPD yang terkait untuk mencari selusi dengan masalah ini, di lapangan sudah di kroscek dengan konsultan pengawas dan akan ditindak lanjuti dengan masalah seperti itu, di beberapa titik ada yang kurang, di beberapa titik ada yang lebih memberi progres prestasi, untuk konsultan harus lebih pro aktif saja untuk bisa mencapai target pekerjaan jadwal yang telah ditentukan itu menjadi bahan evaluasi kami ke depannya, di beberapa titik itu kami sudah menyuratin konsultan pengawas terkait masalah memang laporan konsultan kurang pro aktif di lapangan, tutup Wisnu Widy

( Redaksi PM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *