Perspektiftoday

Ternyata ada dosa selain durhaka ke orang tua yang azabnya juga dua kali kata Ustadz Adi Hidayat.
Sebaiknya seseorang menghindari dosa tersebut agar hidupnya di dunia tenang dan saat di akhirat bisa masuk surga.
Lantas dosa apakah yang dimaksud? Berikut jawaban lengkap dari Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah ceramahnya.
Allah SWT merupakan Dzat Yang Maha Kuasa atas segala hal yang bisa menimpa manusia.
Pada dasarnya, Allah bisa menurunkan dengan mudah ampunannya bagi orang yang taubat dan azabnya bagi yang terus berdosa.
Biasanya azab yang diturunkan Allah bagi orang yang suka berbuat dosa itu diberikan saat di akhirat.
Akan tetapi, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada satu dosa yang azabnya bisa dirasakan saat di dunia dan akhirat.
Artinya, Allah dua kali memberikan hukuman bagi orang yang melakukan perbuatan tercela yang dimaksud.
Orang yang melakukan dosa tersebut semua yang dikerjakan olehnya akan menjadi haram dan tidak berkah.
Seluruh alat indera pada tubuhnya akan terkunci, sehingga kesulitan melakukan ibadah, bahkan ibadah wajib.
“Ke mata jadi hambatan, ke telinga jadi sumbatan, dan ke hati ngunci, makanya saat ada adzan tak terdengar oleh telinganya,” katanya.
Akibat dari kesulitan ibadah itulah orang tersebut akan dapat dosa di akhirat, sehingga pasti diazab oleh Allah.
Adapun dosa yang dimaksud itu ialah mengonsumsi makanan haram. Bisa dari bahannya yang haram ataupun uang untuk membelinya haram.
Saat bekerja dengan tenaga yang dihasilkan dari makanan haram itu, aktivitasnya tidak akan berkah.
Azabnya di dunia akan kesulitan ibadah sehingga dapat dosa. Sementara azabnya di akhirat disiksa akibat dosanya itu.***
