Jadi Irup pad Peringatan HGN Tahun 2021, ini Pesan Bupati Empat Lawang

Empat Lawang | Perspektiftoday-Hari ini memimpin upacara Peringatan hari guru nasional, suatu kebanggan bagi saya membersamai bapak dan ibu guru. Sewaktu kecil, hidup di talang yang jauh saya bermimpi besar, yang mimpi itu mendapat restu dari kedua orang tua saya yaitu menjadi guru. Sewaktu sekolahpun saya pernah beberapa kali menjadi ‘guru’ membantu mengajar kepada teman teman dikelas jika guru kami tidak masuk, sewaktu kuliah sayapun pernah 2 tahun menjadi asisten dosen. Sehingga saya tahu betul rasanya menjadi tenaga pendidik oleh sebab itu bagi saya kualitas dan kesejahteraan guru di empat lawang harus di utamakan.

Selesai upacara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi kepada guru berprestasi, pemberian beasiswa kepada anak anak kita, dan yang paling spesial mendapat kado dari KPPN penghargaan atas perolehan WTP 5 Kali berturut turut.

Alhamdulillah Hal itu disampaikan Bupati Empat lawang H Joncik Muhammad, SSI SH MM MH usai memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional di Halaman Pemkab Empat Lawang, Kamis (25/11/2021). “Terus terang saya sedih. Setiap tahun kita berdebat dan memperjuangkan gaji temen-temen buruh, tapi kita lupa pada ribuan guru di Tanah Air yang gajinya memprihatinkan,” ujar Joncik yang hari itu hadir memimpin upacara sebagai Irup.

Joncik  mengatakan, untuk guru yang berada di bawah naungan Pemkab Empat Lawang  semua sudah mendapat gaji  minimal setara UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota).

Menurut Joncik tidak ada yang sulit untuk menaikkan gaji para guru honorer di daerah setara UMK. Semua bisa dilakukan, asal ada kemauan yang kuat.

“Maka saya mendorong para bupati kepada Kepala Sekolah  untuk lebih memperhatikan nasib guru honorer. Saya harap tahun depan semua sudah bisa dapat gaji setara UMK,” tegasnya. Menurut Joncik, bahkan setara UMK saja, upah ini  sangat kecil dibanding sebagai penghargaan pada guru.

“Itu upah minimum lho, kasihan mereka. Padahal mereka sudah bekerja 5, 10 bahkan ada yang belasan tahun. Jadi tolong, saya mendorong semua memperjuangkan itu,” tegasnya

Lebih dari itu, Joncik juga berpesan pada seluruh guru Empat lawang  tetap menjadi panutan. Sebagai guru, mereka harus bisa digugu dan  ditiru (panutan) oleh seluruh anak didiknya.

“Selamat Hari Guru Nasional. Terimakasih sudah menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi emas. Terus berikan pendidikan karakter, ajarkan kasih sayang diantara mereka, jangan ajarkan mereka saling membenci pada sesama,” pungkasnya. (Adjie Satria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *