Maraknya Permainan Judi Gelper(Gelanggang Permainan Elektronik) Di Kota Batam Pengunjung Gelper tidak Memakai Masker

BATAM – Dibeberapa tempat ajang adu ketangkasan mesin elektronik jakpot atau gelannggang permainan Elektronik (gelper) yang ada di Kota Batam. Yang beroperasi dengan izin permainan anak-anak ini berjalan mulus tanpa tersentuh Aparat Penegak Hukum (APH), sementara jenis usaha tersebut termasuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 5 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Hasil penelusuran Prespektif.today yang dilakukan di lokasi lokasi yang ada kita batam

1- City hunter simpang lima
2- Thre kingdom samping Spbu Bcs
3-Nagoya Hill Dunia fantasi
4-Billyard Centre
5- Wukong Depan Hotel Utama
6-Sky Villa
7-Sky 88.
8- Ocean sebelah Gren moll

Tampak yang berada di dalam lokasi tersebut dipenuhi laki-laki dan perempuan dewasa yang asik dengan permainannya masing-masing.
Permainan dan modus perjudiannya tidak jauh beda, dengan membeli koin minimal Rp50.000, – bisa langsung bermain dan di ditemani cewek-cewek cantik sebagai pemandu yang biasa disebut sebaagi wasit.

Apabila pemain menang akan diberikan sebuah Voucher hadiah dan voucher tersebut di tukar dengan rokok dari rokok di tukar kan dengan uang cash,Yang lokasi penukaran rokok tersebut tidak jauh dari lokasi permainan dan masih dari team pengelola pengusaha judi gelper tersebut.Dan diduga pemilik tidak memiliki ijin dari dinas terkait.

“Dimana juga dalam peraturan daerah (Perda) NO 3 Tahun 2003 atas perubahan NO 17 Tahun 2001, terkait kepariwisataan kota batam, Pasal 21, dan Pasal 38 ayat (1) mengatur ; kawasan wisata terpadu eksklusif di kembangkan secara komprehensif menyediakan usaha pariwisata meliputi sarana objek dan daya tarik pariwisata beroperasi suatu kawasan khusus, dan jauh dari wilayah pemukiman penduduk sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, ternyata untuk peruntukan izin tidak sesuai di lapangan.

“Agar itu pemerintah harus tegas, sesuai Peraturan pemerintah pariwisata dan ekonomi kreatif No. 30 Tahun 2014, tentang standar usaha arena permainan, untuk itu pemerintah kota Batam, harus menindak lanjuti lagi sesuai Permen tersebut, sebagai mana mengatur kedalam suatu kawasan khusus di peruntukan bagi wisata manca negara menjadi tempat gelanggang permainan bukan perjudian di pusat penduduk dan masyarakat yang tinggal.

Hingga berita ini dipublikasikan Perspektif.today terus berupaya untuk mengkonfirmasi pihak pengelolah gelper yang belum bisa di hubungi hingga saat ini.[Tim Investigasi/Desi M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *