
Perspektiftoday | Mukomuko_Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga Desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko, mendapat respon langsung dari Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Mukomuko, Suryanto, S.Pd, M.Si. Mendapatkan perintah langsung dari Kasatpol PP, personel Satpol PP dan Damkar Mukomuko langsung menuju TKP tempat ODGJ , ODGJ tersebut berhasil diamankan untuk mendapat penanganan lebih lanjut, Selasa, 25/10/2022.
“Berawal dari laporan warga bahwa ODGJ di Desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko sudah sangat meresahkan warga sekitar lokasi, ini dikarenakan yang bersangkutan intimidasi terhadap warga, tentu saja ini membahayakan warga ,” ujar Kasatpol PP saat ditemui, Selasa (25/10/2022).

Satuan Polisi Pamong Praja Mukomuko berhasil mengamankan 2 ODGJ yang meresahkan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lubuk Pinang dan Kecamatan Kota Mukomuko.
Dua orang yang mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) diamankan petugas Satpol PP Mukomuko. Pertimbangannya, warga di sekitar ODGJ yang berkeliaran itu mengaku resah dan khawatir. Untuk melakukan pengamanan, tim Satpol PP meminta bantuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko.

Yang pertama diamankan adalah ODGJ di Desa Pasar Sebelah, Kecamatan Kota Mukomuko Bukan perkara mudah untuk meringkus pria yang wajah dan pakaiannya sudah tampak sangat lusuh itu. ”Dia melawan atau meronta-ronta saat akan dipegang petugas,” kata Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kabupaten Mukomuko yang memimpin personel itu .
Orang yang diamankan di Desa Pasar Sebelah tersebut belum diketahui identitasnya. Juga tidak ada pihak keluarga yang menjemput ketika dibawa oleh petugas. Orang itu langsung dibawa ke IGD RSU Mukomuko untuk dicek kesehatannya.

Sementara itu, orang kedua yang diamankan bukan masuk kategori gangguan jiwa akut. Lebih tepat disebut dengan istilah orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) atau bahasa umumnya mengalami stres. Pria dengan rambut pendek itu diamankan di sekitar wilayah Kecamatan Lubuk Pinang
Antara ODGJ dan ODMK yang diamankan hari ini bisa dapat dibedakan dari penampilannya. ODGJ kebanyakan tak terurus juga lusuh, sementara ODMK biasanya masih berpakaian rapi dan kulitnya bersih. Petugas pun masih dapat melontarkan beberapa pertanyaan dan dijawab dengan lancar oleh ODMK ”Tetapi itu ada juga jawabannya ngglambyar,” imbuhnya.

Petugas sempat bersenda gurau ketika akan membawa orang kedua itu. Kabid menegaskan bahwa pengamanan ODGJ atau ODMK tidak dapat dilakukan setiap hari. ”Ini hanya bisa dilakukan bersama Dinkes dan apabila ada laporan saja dari wilayah setempat. Makanya, Satpol PP tidak bisa mengamankan setiap hari,” ujarnya. [Arios S]
