
Lebong | Perspektiftoday – Kecamatan Topos melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) dana desa (DD) tahap III. Monev dilaksanakan pada hari jumat,( 31/12/2021) hingga Pak camat topos turun langsung kelapangan di setiap desa kecamatan topos kabupaten Lebong
Di dalam kunjungan tersebut pak camat topos terus melakukan pemantauan disetiap tahap perkembangan pembangunan, tim Monitoring evaluasi yang meliputi pihak kecamatan, melalui kasi pemberdayaan masyarakat Desa (PMD) bersama Pendamping Desa, melaksanakan monev (monitoring dan evaluasi), sekaligus dilakukannya pengecekan pisik bangunan yang di biayai menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2021
Maksud dan tujuan kami mengadakan Monitoring evaluasi ini bukan untuk mencari-cari kekurangan dan kesalahan, tetapi tujuan kami di sini hanya untuk mengecek pembangunan apa saja yang dibiayai oleh Dana Desa, sekaligus cek fisik. ” Untuk perlu diketahui, Kami lakukan Monev, sebatas hanya untuk mengetahui sejauh mana pembangunan yang di alokasikan menggunakan anggaran Dana Desa (DD), agar bisa bermanfaat untuk warga mengingat visi pak bupati bahagia dan sejahtera ,”ungkap pak camat Zerli

Pekerjaan pembangunan jalan Lapen yang di bangun oleh pihak desa saat ini, membantu masyarakat dan mempermudah akses mengeluarkan hasil bumi dari kebun ke desa, ” ungakap pak camat Zerli
Kegiatan monitoring dan evaluasi yang hadir dalam acara tersebut dari Pihak Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Kecamatan, pendamping Desa, Perangkat Desa dan turut hadir juga kepala desa Ajie Siang
Kita hari ini sesuai dengan agenda kita monev jalan insprastruktur lapen ke desa air gadis sepanjang 500 meter lebar 3 meter sesuai dengan hasil Musdus dan kita Bawak ke musrembangdes tahun 2021, hasil kesepakatan kita libatkan BPD, tokoh tokoh masyarakat untuk pembuatan jalan Lapen di air gadis
Jalan ini untuk membantu masyarakat mengapa demikian, jalan ini sangat sekali membantu masyarakat di dalam ini, karna desa kita cirihas petani, dengan adanya jalan ini masyarakat bisa menikmati dan akses pertanian bisa di Bawak keluar, dan jalan ini sudah di audit oleh pihak inspektorat kabupaten Lebong 3 bulan yang sudah, saat pengukuran sesuai dengan di gambar kerja, RAB dan back up data kita dan pihak inspektorat melihat langsung kelapangan,” ungkap kepala desa Dodi (PM)
