LAYAK DAPAT BANTUAN TAPI TIDAK TERSENTUH BANTUAN,DIDUGA PEMERINTAH DESA SUKA MAJU TUTUP MATA.

Perspektif today | Mukomuko — Penarik.Jum,at 06/10/2023, Perlu kita ketahui bersama, berbagai bentuk bantuan selalu di gelontorkan oleh pemerintah pusat,agar warga yg masuk di kriteria syarat yg telah d tentukan oleh Pemerintah pusat supaya dapat merasakan bantuan dari pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat yg benar-benar membutuhkan. Selain berbentuk sembako, pemerintah juga memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST),BPNT,PKH Dan melalui BLT DD.

Di tengah derasnya program bantuan pemerintah guna membantu meringankan beban warga masyarakat yg benar-benar membutuhkan,tapi hal ganjil dan terkadang kurangnya keakuratan dan kerancuan pendataan.hal tersebut terkadang timbul kesan kurangnya keadilan di tengah-tengah warga masyarakat.

hal tersebut juga kerap terjadi di Desa Sukamaju,Kecamatan Penarik,kabupaten Mukomuko. salah satu warga desa yakni Silvia feronika (29) janda beranak tiga ini justru tidak tersentuh oleh berbagai
program dari pemerintah tersebut.

Silvia hanya bisa diam seribu bahasa, saat melihat dan mendengar warga kurang mampu dan banyak juga yang hidupnya mampu di desanya setiap bulan menerima berbagai program bantuan dari desa dan
pemerintah.Carut marut pendataan penerima bantuan oleh pemerintah Desa Sukamaju dinilai jadi penghalang rizkinya mbak Silvia.

Hal ini di perkuat pernyataan dari pk Carles(58) Ayah kandung dari mbk Silvia tersebut.yang juga warga desa Sukamaju. “Sebelumnya Silvia(anak saya) sempat mendapatkan bantuan sembako yang katanya dari Pemerintah.

Tapi setelah hanya beberapa kali saja,setelah itu sampai sekarang tidak pernah mendapatkan bantuan apapun,dan hal tersebut sudah berjalan bertahun-tahun.padahal anak saya seorang janda,anak tiga orang,tidak ada ladang juga.saya jadi bingung dengan pendataan yang di lakukan Pemerintah desa. ujarnya.

di tempat terpisah,Dedi(57) warga desa Sukamaju mengalami hal yang sama.mirisnya lagi pak Dedi mempunyai sakit menahun yang di deritanya.saat awak media online Perspektif today berkunjung ke rumahnya dan berbincang-bincang,beliumengatakan. “betul mas,terkait masalah bantuan dari pemerintah desa dulu saya memang pernah dapat 2 kali,yakni berupa sembako dan lebih tepatnya BPNT.tapi setelah itu tidak dapat lagi,dan sudah ada 1,5 tahun ini tidak pernah dapat lagi mas.padahal ladang juga gak punya saya sudah lama juga menderita sakit menahun yakni sejenis Asma lebih dan kurang 30 tahun tapi kami hanya masyarakat kecil,jadi tiap ada bermacam-macam bantuan yang turun di Desa dan di bagikan,saya ya hanya bisa melihat saja saya mau mengadu ke siapa lagi mas, sebenarnya seperti saya ini betul-betul mengharapkan bantuan dari pemerintah oleh karena itu,saya tidak bisa bekerja lagi,pungkasnya pak Dedi dalam hati sedih.

Kades Sukamaju,Sutarto saat di mintai keterangan dan tanggapan oleh awak media.beliau hanya mengucapkan terimakasih. “makasih mas atas masukan dan informasinya”.ujarnya.

Laporan rilis :(Arios)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *