Perspektiftoday

Mukomuko- Kejadian pengeroyokan di dalam lingkungan sekolahan pada pada hari senin (27/9/21) lalu yang tidak seimbang.
Mirisnya dalam pengeroyokan di dalam lingkungan kelas SMAN, 07 yang terletak di desa Pasar Sebelah Kecamatan Kota Mukomuko ini sangat memilukan orang tua korban.
” Dalam pengeroyok di dalam lingkungan sekolah, Ngatno alamat Desa Rawa Mulya kecamatan XIV koto tersebut hingga luka serius di kelaminnya hinga, di jait kurang lebih 6 jaitan di ujung kelaminnya.
Dikarnakan pengeroyokan tersebut tidak seimbang satu siswa di keroyok kurang lebih 8 orang,. Maka korban luka serius di alat Kelaminnya.

Dengan kejadian tersebut Kepsek SMAN 07, Mukomuko, Zulpian mendatangi rumah korban bersama orang tua wali yang meminta maaf atas pengeroyokan tersebut dan supaya kasus tersebut tidak di perpanjang cukup di selesaikan secara keluarga, sehingga saya kecolongan atas kejadian tersebut kata Zupian.
Masih di tempat yang sama, keluarga korban orang tua wali , jamin melalui kepala Desa Rawa Mulya Paryono menerima perdamaian atas pengeroyokan yang terjadi di dalam lingkungan sekolahan,
” Kami juga berharap kepada murid SMAN 07 supaya tidak melalukan lagi pengeroyokan, dan saya berpesan supaya kejadian ini jadi pelajaran bagi wali murid dan Kepsek supaya mendidik anaknya bukan di rumah saja, tetapi di sekolahan juga harus di berikan pencerahan yang baik. Ujar Paryono.

Dalam surat perdamaian di atas matre antara korban dan pelaku pengeroyokan dan orang tua wali, kepsek , yang di saksikan Pospol Kecamatan XIV koto. Sabtu (01/10/21) yang di saksikan, Babinkamtibmas, Desa Rawa mulya. ,Babinkamtibmas Desa Pasar Sebelah,.
Tak sampai di situ aja Pospol XIV koto AIPDA Mulyadi menyampaikan kepada adik-adik murid sekolah 07 mukomuko supaya tidak mengulangi lagi kejadian tersebut, apa mengulangi lagi maka akan di proses sesuai hukum yang berlaku, kita jangan padang pendatang maupun pribumi semua yang ada domisili di sini semua orang Mukomuko dan Indonesia kita sama saudara satu bangsa, mari kita jaga kesatuan dan persatuan untuk daerah kita cintai ini tutup Mulyadi.(35)
