Perspektiftoday

SEKAYU- Dalam rangka mempercepat target vaksinasi diperlukan banyak strategi yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Tentunya dalam pembentukan strategi ini harus ada kerjasama dan juga saling support dari semua pihak, agar apa yang menjadi targetnya dapat segera terwujud.
Hal tersebut, disampaikan Danramil Babat Toman melalui Bhanbinsa Serka suwardiyono,,,
dalam acara monitoring strategi percepatan vaksinasi COVID-19 di UPTD Puskesmas Ngulak kecamatan Sanga desa Kabupaten
Musi Banyuasin, Senin (15/11/2021)
Lanjut Bhanbinsa Serka suwardiyono”Percepatan vaksinasi ini bukan sebuah perlombaan, namun capaian yang dilakukan untuk bisa melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan virus COVID-19.
Dengan diterimanya penghargaan ini di Kabupaten Muba. Bisa menjadi sebuah semangat baru dalam melakukan percepatan vaksinasi, yang kita harapkan mencapai 95%,”ujarnya.
“Maka dari itu saya tekankan agar semuanya dapat turut mensukseskan percepatan vaksinasi. Forkopimda, OPD dan masyarakat harus berperan aktif. Kemudian lakukan evaluasi, jika dari beberapa sekolah yang ada di Muba masih banyak siswanya yang belum di vaksin, tidak menutup kemungkinan bahwa sekolahnya akan belajar secara online/daring lagi,”tegasnya.
Bhanbinsa Serka suwardiyono,,dalam paparannya melaporkan, saat ini ada 3 varian baru COVID-19 Lamda, Mu, C.1.2 yang memiliki kemampuan untuk bermutasi menyebar lebih cepat dan sangat berbahaya. Penerapan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi adalah upaya
paling maksimal
“Hal inilah yang menyebabkan betapa pentingnya vaksin, untuk bisa menjadi benteng pelindung bagi diri sendiri dan orang lain dalam mengurangi angka penyebaran virus COVID-19,”ungkapnya.
Adapun strategi vaksin di Muba yang saat ini tengah digencarkan yakni, vaksinasi massal, razia vaksin, gebyar vaksin dan vaksinasi life di media sosial. Intervensi pada OPD dengan Pelayanan publik untuk support regulasi penggunaan aplikasi peduli lindungi. Door to door vaksin, dan sweeping yang melibatkan TNI dan Polri. 5 Menit bicara vaksin untuk setiap kegiatan pertemuan di semua lintas sektor untuk setiap pembicara.
“Semoga melalui berbagai strategi ini dapat mempermudah Kecamatan Sanga desa dalam melakukan percepatan vaksinasi. Alhamdulillah menurut persentase vaksinasi di kecamatan Sanga desa sudah mencapai 80%,, tandasnya. (Rendi
