Ngaku Kekurangan Orang di KPK, Tokoh NU: Ajaib Benar Si Firli Ini?

Tokoh NU Umar Hasibuan (Gus Umar) heran dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang mengadu ke Presiden Joko Widodo.

Perspektiftoday | Jakarta-Tokoh NU Umar Hasibuan (Gus Umar) heran dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang mengadu ke Presiden Joko Widodo.

Kepada Presiden Jokowi, Firli mengaku bahwa lembaga yang dipimpinnya kekurangan orang. Hal ini disampaikan Firli saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021.

Menyikapi itu, Gus Umar langsung menyindir Firli dengan sikapnya beberapa bulan lalu. Di mana Firli berhentikan Novel Baswedan CS karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Dia pecat 58 pegawai terbaik di @KPK_RI dengan alasan tak lulus TWK. Sekarang dia ngeluh kekurangan personel. Ajaib benar si Firli ini?” tulis Gus Umar dari Twitter @UmarChealseaHsb yang dikutip pada Sabtu (11/12/2021).

Diketahui, Firli Bahuri mengadu kepada Presiden Jokowi terkait lembaganya yang kekurangan sumber daya manusia (SDM).

“KPK tentu sangat menyadari atas keterbatasannya, hanya 1.602 sumber daya manusia yang ada di KPK,” ujar Firli dalam sambutannya, Kamis (9/12/2021).

Kata dia, pihaknya bukan hanya kekurangan sumber daya manusia, melainkan juga kekurangan markas di daerah lantaran Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 hanya membolehkan KPK berada di Ibu Kota.

“Sehingga kami tidak bisa mengembangkan diri untuk pembentukan KPK-KPK perwakilan di provinsi,” ucap Firli.

Namun, Firli berdalih meski serba kekurangan, pemberantasan korupsi tetap akan dilakukan dengan maksimal.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *