
Perspektiftoday | Mukomuko_Tagana Dinas Sosial PPPA Kabupaten Mukomuko kembali mengelar kegiatan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TMS). Bertempat di SMAN 1 Mukomuko kali ini melibatkan pelajar SD, SMP dan SMA/SMK utusan dari beberapa sekolah yang ada di Mukomuko, Jum’at, 09/09/2022.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Drs.H.Ansari kepada Media Perspektiftoday menuturkan bahwa kegiatan Tagana Masuk Sekolah mengacu pada SKB 2 menteri yaitu menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2019 dan Menteri Sosial RI Nomor 1 tahun 2019 tentang Mitigasi kebencanaan pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Drs.H.Ansari tujuan dari kegiatan TMS ini sebagai upaya memperkenalkan bencana kepada para pelajar agar mereka selalu sigap dan tanggap terhadap kemungkinan adanya bencana, kegiatan TMS ini merupakan kegiatan yang berkelanjutan dan berkesinambungan dalam upaya menyiapkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terutama para pelajar terhadap ancaman bencana sehingga dapat menciptakan masyarakat yang tanggap bencana.
“Tahun ini kita hanya melaksanakan beberapa kegiatan TMS dan pesertanya hanya perwakilan dari beberapa sekolah saja. Ini tidak terlepas dari keterbatasan anggaran yang ada pada kami, untuk itu kami berharap agar peserta termasuk para guru pendamping yang hadir saat ini untuk membantu mensosialisasikan kepada siswa di sekolah masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu koordinator Tagana kabupaten Mukomuko, berharap jika ada pihak sekolah yang ingin menyelenggaran kegiatan serupa pihaknya dengan senang hati siap membantu. “jika pihak sekolah ingin mengadakan sosialisasi tentang kebencanaan di sekolahnya kami dari Tagana Dinas Sosial Mukomuko siap untuk menjadi pemateri,” katanya.
Dalam kegiatan Tagana masuk sekolah ini, peserta tidak hanya diberikan materi pengenalan bencana dan potensinya tetapi juga diajari praktek atau simulasi tentang evakuasi dan cara menyelamatkan diri pada saat terjadi bencana.

Para nasumber yang berkompeten di bidangnya diantaranya dari BPBD, Tagana dan FPRB Kab. Mukomuko .
Menurutnya, Kegiatan ini melibatkan Instruktur Tagana Provinsi Bengkulu dan Tagana Kabupaten Mukomuko, Dinas Sosial Provinsi Bengkulu serta Tamu dari Kemensos yang kebetulan sedang melaksanakan Kunker.”Dijadwalkan Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari. TMS ini merupakan upaya Tagana Kabupaten Mukomuko siapkan generasi sadar bencana. Pengetahuan dini terhadap anak didik dalam menghadapi bencana, mitigasi kebencanaan dan juga upaya dalam mengurangi resiko bencana,” ujar pria yang akrab disapa Anshari ini.

Kadis Sosial Kabupaten Mukomuko, Drs.H.Ansari menuturkan, program TMS menjadi salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menyiapkan generasi yang sadar dan siap siaga terhadap bencana sejak dini.”Target dari program ini adalah peserta yang merupakan pelajar agar memiliki pengetahuan tentang bencana, potensi dan upaya pengurangan resiko bencana pada tingkatan yang paling sederhana sehingga mereka mampu menyelamatkan diri sendiri dan evakuasi sederhana bila terjadi bencana, baik itu bencana alam maupun bencana sosial,” tuturnya.
Menurutnya, sebagaimana diketahui letak geografis Kabupaten Mukomuko yang luas berupa pengunungan dan dikelilingi laut merupakan daerah yang rawan gempa, banjir,angin kencang, tanah longsor, tsunami dan bencana kebakaran.”Jadi, sejak dini kita berikan pemahaman bagi anak-anak sekolah, agar mereka mampu menyelamatkan diri dan menyelamatkan orang lain, ini juga sebagai langkah menekan angka korban jiwa dan harta bagi masyarakat akibat bencana,” terangnya.[Arios]
