
Perspektiftoday | Mukomuko_Mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak lima kali berturut-turut, untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017 sampai 2021, Pemerintah Kabupaten Mukomuko menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan diserahkan Kementerian Keuangan melalui Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu Syarwan,SE,MM kepada Bupati Mukomuko H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., P.A, di ruang Bapalitbangdakab Mukomuko, Kamis (03/11/2022).
Dalam kesempatan itu, Bupati Mukomuko , H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., P.A berharap, penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh jajarannya, untuk mempunyai tekad dan komitmen yang lebih, agar pengelolaan keuangan di Kabupaten Mukomuko menjadi semakin baik.

“Seperti yang disampaikan oleh Kepala KPPN, bahwa capaian WTP itu sendiri berkat kerja kita semua, baik itu pimpinan, OPD, dan seluruh staf yang ada di Pemkab Mukomuko. Dan ternyata, pengelolaan keuangan kita dinilai sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., P.A juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan OPD, khususnya yang telah bersusah payah memberikan laporan kinerja mereka .
“Laporan yang dihasilkan itu adalah laporan yang akuntable, kredibel dan transparan. Mudah-mudahan ini akan menambah komitmen kita guna bekerja lebih baik. Sehingga nantinya tidak ada tahun yang tanpa WTP,” harapnya.

Kepala KPPN Bengkulu Syarwan,SE,MM , mengungkapkan dirinya mewakili pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Keuangan, untuk menyampaikan piagam penghargaan WTP tahun anggaran 2022, dan plakat atas capaian WTP tahun 2021.
“Jadi, Kabupaten Mukomuko ini sudah lima kali berturut-turut memperoleh predikat WTP. Bagi kami, ini capaian yang luar biasa dapat mempertahankan predikat WTP. Hal ini bukan hanya capaian di BPKD, tetapi seluruh insan yang ada di Kabupaten Mukomuko,” ungkap Syarwan
Dalam data yang Ia paparkan, Syarwan,SE MM memperlihatkan sejak 5 tahun terakhir, jumlah Pemerintah Daerah di Provinsi Bengkulu yang meraih opini WTP beragam, naik dan sempat mengalami penurunan. Menurut Syarwan, raihan 5 kali opini WTP berturut oleh Pemerintah Daerah Mukomuko bukan sesuatu yang perlu dimaknai secara berlebihan. Mengingat hal itu sudah berlangsung sejak 2017 lalu, dimana seharusnya menjadi bahan evaluasi selama hampir setengah dekade untuk menyempurnakan laporan keuangan. Apalagi jika makna dari capaian itu prinsipnya adalah kewajaran.

Kemudian lanjut Syarwan, dengan kesesuaian format pengelolaan dan laporan keuangan berdasarkan aturan, tentu langkah selanjutnya adalah menselaraskannya dengan implementasi dalam menyejahterakan masyarakat. Sehingga ada evaluasi dan membuat satu daerah menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. “Jadi kalau sudah rambu-rambu itu kita patuhi, kita jaga, tak akan kita ditangkap KPK. Pertama pengadaan barang dan jasa, kedua jangan jual beli jabatan, ketiga jangan gratifikasi, jangan suap dan jangan ada penggelembungan (anggaran). Kalau ini berjalan, semua kita mendapatkan WTP, paling tidak kita sudah pada jalurnya, baru nanti implementasinya kita jaga,” pungkasnya.
Turut hadir Asisten 1 Setdakab Mukomuko, Abdiyanto, Asisten II, Bustari Maler, staf ahli Bupati, Marjohan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mukomuko, Rusli Zulfian, Dandim 0428/MM, Letkol CZI Rinaldo Rusdy, Kapolres Mukomuko, AKBP Nuswanto, Kajari Mukomuko, Rudi Iskandar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintah Daerah Mukomuko , tamu undangan lain serta awak media.
Selanjutnya, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mukomuko, Rusli Zulfian, menyampaikan bahwa tema pemberian penghargaan WTP ini adalah ‘Akuntabilitas Laporan Keuangan, Tingkatkan Kinerja, untuk Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat’. Karenanya, melalui kegiatan tersebut pihaknya mengharapkan dapat membuka wawasan sekaligus pemahaman yang komprehensif tentang apa itu akuntabilitas keuangan dan kinerja. “Sehingga terwujud satu kesatuan langkah dan sinergi kepada seluruh pengelola keuangan baik itu APBN maupun ABPD, karena lingkupnya adalah keuangan negara. Sehingga penguatan secara akuntabilitas ini perlu secara berkesinambungan terus kita tingkatkan agar pengelolaan keuangan negara dapat berkontribusi secara nyata untuk pembangunan,” jelasnya.
Sementara Bupati Mukomuko, H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., P.A, mengungkapkan, bagi Pemerintah Kabupaten Mukomuko, capaian ini merupakan kali ke Lima bagi Kabupaten yang berada Provinsi Bengkulu berhasil mempertahankan Opini WTP tersebut secara berturut-turut sejak 2017. Atas keberhasilan tersebut Bupati H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., P.A dalam keterangannya menyampaikan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif, sehingga diperoleh hasil yang sangat memuaskan yakni opini WTP. “Raihan ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Mukomuko, terimakasih kepada seluruh pihak dan aparatur yang berperan aktif sehingga Pemkab Mukomuko memperoleh Opini WTP untuk yang ke lima kalinya secara berturut- turut, ” ungkap Bupati usai menerima Penghargaan.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk berupaya semaksimal mungkin dalam mewujudkan setiap Program Pembangunan dengan tetap mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku. “saya berharap kita tetap melaksanakan tugas dengan tetap berpedoman kepada prinsip 3T (Tertib Administrasi, Tertib Anggaran, dan Tertib dalam menjalankan tugas dan selalu berusaha untuk melaksanaan anggaran dengan sebaik mungkin demi mewujudkan Masyarakat Kabupaten Mukomuko Sejahtera yang Religius dan Berkarakter”, pungkas Bupati yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kadis Kominfo, Ka. BPKAD, Kabag Umum dan Kabag Protokol.[Arios Santoso/Adv]
