Perspektiftoday

Sultra-Video yang mengundang tangis haru, dari Baubau, Sulawesi Tenggara, beredar merekam perjuangan sepasang kakak-adik untuk bersekolah.
Memasuki sekolah dengan jadwal berbeda setiap harinya, ketika jam sekolah sang saudara laki-laki berakhir, saudara perempuan yang telah menunggunya, harus segera bertukar alas kaki.
Nadia, sang kakak yang berusia 11 tahun, menyerahkan sandal yang sedari tadi diinjaknya, lantas adiknya, Riski (9), memberikan sepatu yang telah ia lepas.
Kisah di Baubau ini, dijuluki netizen bak adegan di film Children of Heaven, yang memiliki kisah serupa.
Video kakak-adik bergantian sepatu, salah satunya menjadi viral setelah masuk FYP TikTok, dari pengunggah @darro ufatma.
Adegan bergantian sepatu itu, dibubuhi keterangan dalam gambar, “semangatnya bersekolah tidak pudar meski hanya punya sepasang sepatu untuk dipake bergantian”.
Video lain juga menunjukkan saat Riski menunggui kelas kakaknya berakhir untuk bertukar sepatu.
Kisah ini mengundang perhatian Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, SH, SIK, untuk berkunjung ke kediaman mereka dan menyerahkan bantuan, yang dikabarkan ada di Jalan Gajah Mada, Lipu, Kecamatan Betoambari.
Menurut unggahan di Humas Polres Baubau, kisah Children of Heaven di Baubau ini juga diwarnai bullying dari kawan.
Saling bergantian sepatu telah mereka jalani sejak sang kakak duduk di kelas 4, dan adik di bangku kelas 3 SDN Wameo, Baubau.
“Meski kerap mendapat ejekan dari beberapa teman sekolah, kondisi ekonomi memaksa mereka harus rela bergantian sepatu,” kata Humas Polres Baubau dalam video, menuliskan.
Mendatangi indekos yang ditumpangi keluarga Nadia dan Riski, Rio Tangkari bukan hanya memberikan hadiah sepatu, melainkan juga perlengkapan sekolah.
Rio Tangkari mengaku terenyuh saat menyaksikan video viral.
Saat berbincang, ia merangkul Riski, meminta kedua anak makin rajin sekolah, dan menciumi keduanya.
Saat dibuka dus hadiah itulah, tangis Nadia membuncah mendapati tas merah muda yang siap ia kenakan ke sekolah.
“Ini buat Nadia, Nadia suka?” kata Kapolres bertanya, disambut tangisan histeris Nadia.
Nadia pun semringah mendapati sepatu baru pemberian Kapolres Baubau, yang cukup bagi kakinya, dan kaki Riski.
“Kita tidak hidup sendirian, kita harus buka mata dan hati kita jika saudara kita membutuhkan, kita harus menyiapkan tenaga dan waktu kita buat mereka,” kata Kapolres Baubau, Rio Tangkari.
Usai bersepatu baru, viral pula videokeakraban kedua kakak-adik itu pun tampak dari VT lainnya milik akun @darro ufatma.
Sang saudara perempuan yang tengah duduk di sisi lapangan sekolah, rambutnya diusap-usap oleh saudaranya.
Dari kejauhan, tampak kakaknya membisiki adiknya lalu kembali mengusap-usap rambut, sebelum akhirnya menggandeng tangan untuk pulang bersama.
