Pemkab Desak Dinas PUPR-P Lebong Percepat Proses Lelang Tender, Guna Optimalisasi Penyerapan Anggaran Daerah

Perspektiftoday | Lebong_Seringnya proses lelang dilaksanakan di akhir tahun, mengakibatkan proyek-proyek tersebut sering mangkrak atau semrawut karena terkesan dipaksakan selesai, yang tentunya berpengaruh terhadap kualitas proyek tersebut. Keterlambatan ini juga akan berakibat terburu-burunya pelaksanaan kegiatan dan rendahnya penyerapan anggaran.

Untuk Tahun Anggaran 2022, Pemkab Lebong  agar percepat  proses lelang di awal tahun. Proses Pengadaan Barang Jasa dengan sistem tender ini, harus cepat diprioritaskan dan ditargetkan selesai pada ahir tahun 2022, dengan harapan dapat memacu perputaran roda perekonomian masyarakat disamping untuk percepatan penyerapan anggaran.

“Demi perubahan yang lebih baik, lelang atau tender yang dilaksanakan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKBPJ) Sekretariat Daerah Kab. Lebong harus sudah melakukan tender diawal tahun .

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Pengadaan barang/jasa secara elektronik akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan, mendukung proses monitoring dan audit dan memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time guna mewujudkan clean and good government dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Kita mengharapkan dengan proses tender di awal tahun ini akan meningkatkan kualitas proyek pembangunan di Kabupaten Lebong, dan masyarakat dapat merasakan manfaat proyek pembangunan tersebut dengan maksimal sehingga mendukung percepatan pencapaian Program Unggulan Pembangunan Daerah Kabupaten Lebong.

Banyak jalan utama di Kabupaten Lebong yang masih perlu perbaikan. Kondisi ini mendesak Pemkab Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Kabupaten Lebong, untuk mempercepat proses tender atau lelang di daerah.

Plt Kadis PUPR-P Kabupaten Lebong, Joni Prawinata melalui Kabid Bina Marga Haris Santoso mengungkapkan, untuk mempercepat perbaikan akses utama yang kerap dilewati masyarakat itu, pihaknya telah melimpahkan berkas tender ke Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKBJ) Setda Lebong.

“Ada empat paket perbaikan jalan sudah kita limpahkan untuk proses tender,” kata Toso sapaan akrabnya, kemarin (21/3).

Dia menambahkan, ada empat paket yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah dilimpahkan untuk proses tender. Keempatnya, yakni lanjutan peningkatan jalan Ketenong 2 menuju Sebelat Ulu dengan pagu sebesar Rp 10,3 Miliar.

Kemudian, peningkatan jalan PNPM di Desa Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis sebesar Rp 6,2 Miliar, jalan PNPM di Kantor Camat Bingin Kuning sebesar Rp 3 Miliar, dan pembangunan jalan Desa Atas Tebing-Sukau Kayo sebesar Rp 7 Miliar.

“Maka dari itu, tahun 2022 ini, agar proyek itu tidak molor, saat ini kita proses identifikasi  melalui timeline,’’ tambahnya.

Menurutnya, dukungan dan kerja sama semua pihak membuat proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai aturan berlaku.

“Pembangunan itu betul-betul peluang emas bagi kita menuju pembangunan Lebong menuju Bahagia dan Sejahtera sesuai visi misi,” demikian Toso.

Menurut dia, percepatan proses lelang ini perlu dilakukan agar pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain itu juga sebagai salah satu upaya dalam menjaga kualitas pembangunan Kabupaten Lebong  khususnya di bidang fisik.

“Kalau pengadaan di akhir Maret selesai, kegiatan-kegiatan fisik ini punya waktu yang lebih lama. Tidak terkesan kejar-kejaran lagi pelaksanannya sehingga kualitasnya bisa terjaga. Jadi selain cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kualitasnya juga harus terjaga,” kata dia.

Langkah-langkah percepatan ini diharapkan dapat mengubah pola penyerapan anggaran yang kerap menumpuk pada akhir tahun.

“Juga untuk mengantisipasi keterlambatan dari pelaksanaan kegiatan. Jadi harapannya, penyerapan anggaran tidak lagi menumpuk di ujung tetapi bisa di awal tahun dan nantinya tidak ada lagi kegiatan yang belum selesai di akhir tahun,” ujarnya.[Veny M]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *