
Perspektiftoday | Mukomuko_Warga Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko secara swadaya akan membangun tugu yang terletak di simpang Jalan Desa setempat
Kepala Desa Penarik, Supardi mengatakan, maksudnya membangun tugu itu adalah sebagai ikon atau identitas desa dalam rangka menuju desa wisata yang indah dan berkarakter.
“Desa Penarik cerminannya ada di tugu itu, semua makna dari Desa Penarik terdiri dari 2 kata Tugu dan Penarik atau bahasa lain Tugu berarti Batas dan Penarik berarti Magnet jadi saya inisiatif membuat Icon atau Tugu Penarik agar Desa Penarik mempunyai identitas desa yang berkarakter kuat ,” ujar Supardi.
Selain itu kata dia, makna Tugu Penarik saya tuangkan di tugu tersebut sejenis tandan buah sawit yang bermakna Kesejahteraan .

Dia melanjutkan, Tandan Buah Sawit tersebut di bawahnya ditopang Tonggak Tugu yang Kokoh bermakna simbol semangat membara membangun Desa secara swadaya dan di bawah Tugu ada Taman menghias lingkaran sebagai simbol bahwa kita orang Penarik selalu berjiwa kebersamaan.
Supardi mengungkapkan yang terlibat dalam pembuatan Tugu Penarik yakni Golda Busana, TB Tani Makmur, TB Anugrah Bersama, Hotel Raflecia, Roni (Sapi Potong), Bela Motor, Cahaya Motor, Deden, Bank Bengkulu, Tokoh Mas Jawa Sumatera, Bapak Maskur T Phonecell, Bakoel Mini dan segenap warga Desa Penarik
Dalam pembangunan Tugu Simpang Empat ini respon masyarakat setempat sangat antusias. Kerja sama antara Pengusaha dan Usahawan dengan masyarakat seperti mengadakan gotong royong dalam proses pembuataan tugu pembatas. Para Kadus beserta pemuda-pemudi juga ikut andil dalam rencana proses pembuataan tugu tersebut sangat antusias.
Masyarakat Desa Penarik sangat mendukung setiap kegiatan yang diadakan oleh pemdes, dalam pembuatan tugu ini pun Pemdes dibantu penuh oleh masyarakat dalam pembuatan arsitekturnya. RR salah satu warga desa desa setempat mengatakan “sangat antusias dan semangat dalam menanti proses pembangunan tugu ikon desa tersebut, bahkan RR berencana akan membantu hingga proses pembanguan tugu tersebut selesai,”ujarnya

selain RR masih banyak lagi masyarakat yang turut semangat walaupun tidak membantu proses pembangunan tugu, masyarakat akan memberikan dukungan berupa konsumsi untuk para pekerja dan masyarakat yang sedang melakukan pembangunan tugu nantinya.
Kegiataan ini disambut dengan baik oleh Kepala Desa Penarik , Supardi mengatakan ‘’Saya sangat mendukung kegiataan pembuatan tugu ini karena sebelumnya belum ada pembatasan antar desa, dan Insya Allah telah siap secara swadaya untuk pembangunan Tugu Penarik dengan anggaran sebesar 125 juta,’’ungkap Kades berapi-api penuh semangat.
Supardi selaku Kepala Desa Penarik berharap kepada semua warga masyarakat dapat menjaga tugu pembatas antar desa yang sudah direncanakan akan segera dibangun, Supardi juga berharap pembangunan ini tidak berhenti sampai disini, ia berharap pemerintah desa dan masyarakat setempat dapat menjaga dan mengembangkan fasilitas-fasilitas yang sudah ada.
Kades menyampaikan apresiasi kepada warga dan berharap kegiatan pembangunan tugu tersebut berjalan dengan lancar dan memacu semangat pemuda-pemudi serta masyarakat desa Penarik untuk terus mengembangkan fasilitas-fasilitas desa, dengan berkarya positif demi mewujudkan desa penarik menjadi desa wisata yang indah dan sejahtera.[Arios]
