
Perspektiftoday | Bengkulu_Tanggal 27 November kemarin Pasukan Gegana Brimob menginjakkan umur 48 Tahun. Ucapan selamat disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Agung Wicaksono, M. Si melalui akun media sosial resmi Polda Bengkulu.
“Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu beserta Staf dan Jajaran mengucapkan DIRGAHAYU GEGANA KORPS BRIMOB POLRI KE-48,” unggah akun instagram Polda Bengkulu.
Menilik sejarah Terbentuknya Gegana berawal dari pemikiran tokoh polri pada tahun 1974. Timbulnya pemikiran tersebut, didasari adanya issu terror terhadap Polda Metro Jaya sehingga untuk mengantisipinya dibentuk kompi satuan Gegana Brimob Polri yang pimpin Mayor Pol. Drs. Soemardi. Satuan Gegana terbentuk pada tanggal 27 november 1974 berdasarkan Skep Kapolda Metro Jaya no.Pol.Skep/29/XI/1974 tentang pembentukan kesatuan Gegana Komdak Metro Jaya, berdirinya Gegana merupakan realisasi fisik dan instruksi Menhantam Pangab Nomor : SHK/633/V/1972 tentang Penanggulangan Kejahatan Pembajakan Udara atau Laut dan Tetorisme Internasional. Meskipun satuan Gegana sudah terbentuk sejak tahun 1974 namun pengakuan dari departemen pertahanan keamanan baru ada pada tahun 1976. Keberadaan pasukan Gegana sebagai komponen pasukan elit di lingkungan Polri terus membenahi diri. ketika Jendral Polisi Drs. Anton Soedjarwo menjadi Kapolri, Gegana kemudian dikembangkan dari sebuah Satuan Kompi menjadi Detasemen sekaligus pemindahan kedudukan Mako dari Polda Metro Jaya ke daerah pertamburan
Pemindahan Markas Komando terjadi pada masa pimpian Letkol Pol. Drs. Soepeno dan selanjutnya pindah ke Mabes Polri Jakarta Selatan. Pada tahun 1985 terjadi peralihan kedudukan, Detasemen Gegana Metro Jaya ke Momapta Polri atau sekarang yang dikenal Korps Brimob Polri. Peralihan tersebut, berdasarkan Skep Kapolri No.Pol: Skep/104/III/1985. Kemudian Gegana pada masa pimpinan Letkol Pol. Drs. S.Y. Wenas, pada tahun 1988 Markas Komando Gegana dipindah ke kelapa dua. Sejak dibentuk hingga saat ini. Pasukan Gegana Korps Brimob Polri cukup membanggakan. Berbagai terror yang terjadi di Indonesia baik menggunakan senjata api. Bom maupun bahan kimia lainnya dapat ditangani dengan baik. Personel Gegana yang dilengkapi dengan kemampuan dan peralatan yang mumpuni dapat menganalisa setiap perkembangan jenis terror terutama yang menggunakan bahan peledak. untuk itu. Personel Gegana dituntut terus meningkatkan kemampuannya, karena perkembangan ancaman kejahatan seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menjadi tantangan dan tugas berat pasukan Gegana.
Visi pasukan Gegana adalah “pasugana Gegana yang Professional, Modern dan Terpercaya”. Dan dalam menjalankan tugasnya sehari berpendoman pada misi yang isinya sebagai berikut :
- Mewujudkan pasukan Gegana yang solid, loyal dan pantang menyerah.
- Mewujudkan postur pasukan Gegana yang ideal, efektif, efisien serta professional yang didukung logistik yang termodern.
- Meningkatkan sistem manajemen sumber daya manusia pas Gegana secara optimal dan mendorong kapabilitas kinerja personel yang professional dan kompetensi yang didukung dengan remunerasi yang adil dan sesuai tanggung jawab, beban kerja untuk menciptakan gairah kerja serta kesejahteraan personel.
- Meningkatkan profesionalisme personel pas gegana melalui pelatihan yang sistematis dan berkelanjutan untuk menghadapi dinamika gangguan kamtibmas berkadar dan berintensitas tinggi.
- Membangun kerja sama dengan instansi / lembaga pemerintah/swasta baik di dalam maupun luar negeri guna meningkatkan kemampuan personel serta mendukung operasional satuan.
Catatan Sejarah Gegana
- Gegana Korps Brimob Polri dibentuk pada taun 1974.
- Tugas Pokok Gegana pada tahun 1974 sebagai Pasukan Khusus Anti Pembajakan Pesawat Udara (ATBARA).
- Gegana terbentuk pada tanggal 24 November 1974 berdasarkan Skep Kapolda Metro Jaya No.Pol.Skep/29/XI/1974 tentang Pembentukan. Kesatuan Gegana Komdak Metro Jaya.
- Meskipun Satuan Gegana sudah terbentuk sejak tahun 1974 namun pengakuan dari Departemen Pertahanan Keamanan ada pada tahun 1976.
- Ketika Jenderal Polisi Anton Soedjarwo menjadi Kapolri, Gegana kemudian dikembangkan dari sebuah Satuan Kompi menjadi satuan Detasemen dan dipindah dari Polda Metro Jaya ke daerah pertamburan dan selanjutnya dipindahkan ke Mabes Polri Jakarta Selatan.
- Pada tahun 1985 terjadi peralihan kedudukan, Detasemen Gegana Metro Jaya ke komapta Polri atau sekarang yang kita kenal Korps Brimob Polri.
- Kemudian Gegana pada masa pimpinan letkol Pol. Drs. S. Y. Wenas, pada tahun 1988 markas Komando Gegana dipindah ke kelapa dua hingga saat ini.
- Tahun 2017 dibentuk pasukan Gegana Korps Brimob Polri.
- 2 maret 2017 komandan pasukan Gegana pertama dilantik.
- 22 maret 2017 komandan pasukan Gegana berpangkat Jenderal bintang satu.
[MT]
