DIDUGA JUAL SAYUR BERBELATUNG, WARGA PROTES KE RUMAH MAKAN DI DUSUN CURUP

Dusun Curup Rejang Lebong – Seorang warga Desa Tabarenah mengaku kecewa setelah menemukan belatung yang masih hidup di dalam sayur kepala ikan tuna santan yang dibelinya dari salah satu rumah makan Ampera di Dusun Curup, Kamis pagi.2026

Menurut keterangan warga tersebut, makanan itu dibeli untuk disantap bersama istrinya di rumah. Namun, sesampainya di rumah dan saat menuangkan sayur ke dalam mangkuk, ia dikejutkan dengan temuan sejumlah belatung yang masih bergerak di dalam masakan tersebut.

“Saya kaget saat melihat ada belatung yang masih hidup di dalam sayur. Padahal makanan itu baru saja saya beli untuk dimakan bersama istri,” ujar pembeli.

Merasa dirugikan, warga tersebut kemudian mendatangi rumah makan yang menjual masakan itu untuk meminta penjelasan. Kepada pemilik usaha, ia menunjukkan kondisi makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi tersebut.

“Sayur yang Ibu jual ini sudah busuk dan ada belatungnya,” kata pembeli saat menyampaikan keluhannya.

Menanggapi protes tersebut, pemilik rumah makan disebut mengakui adanya kelalaian dalam pengolahan maupun penyimpanan makanan. Penjual juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan menawarkan pengembalian uang pembelian.

“Saya minta maaf, Pak. Uangnya saya kembalikan saja,” ujar penjual.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena menyangkut keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat. Warga berharap para pelaku usaha kuliner lebih memperhatikan kebersihan, kualitas bahan makanan, serta proses penyimpanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Tak menjelang lama pihak Ruma makan Arema memberikan jawaban melalui via WhatsApp.

Iyo mohon maaf sekali lagi pak, kami tadi sudah cek ikan tadi dalam keadaan bagus ,ikan segar ikan dari pasar bukan ikan dari lauk sisa dan juga bukan ikan beku,tapi mohon maaf mungkin ada kelalaian dari kami kurang cek ulang, dan juga tadi bpak tadi sudah kembali kesini dan uang ny udah di kembalikan, dan ikan sudah bapak buang ,dan barang bukti berbentuk poto,sekali lagi kami minta maaf atas kelalaian kami🙏🏻🙏🏻,,
Papar pihak Ruma makan Ampera[Rio]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *