Perspektif.today | Mukomuko-Pemerintah Desa Suka Pindah Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko tetap memikirkan kesejahteraan Masyarakatnya seperti tahun – tahun yang lalu meskipun efesinsi anggaran, Hal ini terbukti dengan upayanya dalam mendata supaya berbagai macam bentuk bantuan tersebut benar – benar tersalurkan terhadap keluarga yang layak menerima.
Seperti pada setiap tahunnya pemerintah desa selalu menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD untuk Beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhadap masyarakat penerima bantuan, hal serupapun dilakukan oleh Pemdes Suka Pindah yang menyalurkan BLT untuk tahap dua ditahun 2026 untuk bulan April-Juni dengan perbulanya sebesar RP. 300.000 x 3 bulan, sehingga total per KPM menerima sebesar Rp. 900.000, Senin 08/06/26.
Acara dihadiri langsung Kepala Desa Suka Pindah , Dedi Sumarlin, Camat Lubuk Pinang, Darmadi, S.E, Kasi Ekobag Kecamatan, Lupi, Babinsa ,Babinkamtibmas , Pendamping Kecamatan,Pendamping Desa ,Tenaga Ahli Gizi Kapus Lubuk Pinang, Bidan Desa, Kader Posyandu, TP-PKK serta masayrakat penerima BLT dan Awak Media. Acara berlangsung di Kantor Balai Desa setempat dimulai jam 09:00 sampai dengan selesai berjalan lancar seperti yang diharapkan .
enetapan penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan musyawarah desa agar tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk penerima BLT kali ini tahun anggaran 2026 memang disalurkan oleh pihak pemerintah desa untuk orang-orang yang tergolong pantas mendapatkan dengan kriteria yang sudah ditentukan melalui musyawarah sebelumnya.
Pihak Pemdes Suka Pindah berusaha menyalurkan bantuan tersebut langsung kepada penerima manfaat. Hal itu dilakukan agar bantuan tersebut dapat dipastikan sudah benar – benar tersalurkan dengan baik dan tepat kepada penerima manfaat.
Dalam acara penyaluran BLT tersebut Kepala Desa Suka Pindah, Dedi Sumarlin, menyarankan kepada pihak penerima bantuan tersebut, Agar dapat mengunakan secara tepat dan dengan hal – hal yang memang untuk kebutuhan sehari – hari.
“Gunakanlah bantuan ini betul – betul di gunakan sesuai dengan manfaat membeli bahan pokok seperti beras dan kebutuhan yang lainnya yang bisa juga berupa obat – obatan. Mudah – mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa menunjang kebutuhan sehari – hari dan juga jangan lupa bantuan digunakan untuk menunjang kesehatan ungkap kades.
Kades berharap, bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat maksimal. Bagi penerima BLT, diharapkan bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Pemdes Suka Pindah dalam mengelola keuangan desa secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan serta kemajuan masyarakat desa. Tutup Kades.
Usai Pembagian BLTDD, Kepala Desa Suka Pindah Langsung Pimpin acara Rembuk Stunting Tahun 2026 Untuk Penanggulangan Gizi Buruk.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suka Pindah , Dedi Darmadi, menyampaikan komitmen desa dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting. “Stunting adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama. Melalui rembuk stunting ini, kami berharap bisa merumuskan langkah konkret yang melibatkan seluruh elemen masyarakat demi memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ungkapnya.
Agenda dan Fokus Pembahasan
Rembuk stunting ini mencakup beberapa agenda utama, yaitu:
-Pemetaan Kasus Stunting
-Identifikasi data anak-anak yang mengalami stunting di Desa Suka Pindah.
-Evaluasi Program Gizi
-Meninjau efektivitas program sebelumnya seperti pemberian makanan tambahan (PMT) dan edukasi gizi.
-Perencanaan Program Tahun 2026
-Penyusunan program intervensi, seperti peningkatan layanan posyandu, penyuluhan gizi untuk ibu hamil dan menyusui, serta penyediaan akses air bersih.
-Peran Keluarga dan Masyarakat
-Diskusi tentang peran aktif keluarga dalam mencegah stunting melalui pola asuh, pemberian ASI eksklusif, dan konsumsi makanan bergizi.
Hasil Rembuk
Dari hasil diskusi, beberapa langkah strategis yang disepakati adalah:
-Peningkatan pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu setiap bulan.
-Penyediaan program bantuan makanan bergizi bagi keluarga kurang mampu.
-Pelaksanaan edukasi rutin bagi ibu hamil dan ibu balita tentang pola makan sehat.
-Pembangunan fasilitas pendukung kesehatan seperti sanitasi dan sumur air bersih.
Komitmen Bersama
Acara diakhiri dengan deklarasi komitmen bersama untuk mendukung program pencegahan dan penanganan stunting di Desa Suka Pindah. Kepala desa, kader kesehatan, dan masyarakat bersepakat untuk bekerja sama agar generasi mendatang bebas dari ancaman stunting.
Dengan pelaksanaan rembuk stunting ini, Desa Suka Pindah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia dan memastikan anak-anak desa memiliki masa depan yang lebih baik.
Penulis : Arios Santoso [Adv]
Editor : Perspektiftoday
Copyright@perspektif.today2026
