
Lebong | Perspektiftoday – Panen raya Musim Tanam ke dua (MT-2) dilaksanakam di desa Kota Baru Kecamatan Uram Jaya, yang langsung dibuka oleh Bupati Lebong Kopli Ansori beserta jajaranya pada kamis (07/10/2021).

MT2 yang dimulai pada tanggal 23 Juni 2021 yang lalu ini ternyata membuahkan hasil, walaupun rintangan demi rintangan petani yang berada di Desa Kota Baru, tetapi itu semua berhasil dilalui hingga panen raya dapat dilakukan..

Walau demikian bantuan dan pendampingan dari pemerintah daerah Lebong melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan). Dari pemberian bibit, pupuk hingga pendampingan pemberantasan hama tikus.
Bupati Lebong Kopli Ansori disela-sela kata sambutanya didepan masyarakat bahwa hasil panen raya ini sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Baru dalam mensukseskan Program Pemkab Lebong yakni peningkatan indeks pertanian dari IP 100 menuju ke IP 200 dengan peningkatan produksi tani berhasil dan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Bupati Lebong Kopli Ansori Mengatakan, Alhamdulillah MT2 yang dimulai beberapa bulan yang lalu membuktikan di Kabupaten Lebong ternyata mitos yang mengatakan tidak bisa tanam dua kali di Kabupaten Lebong, Alhamdulillah hari ini bisa panen raya Sebagaimana buktinya sebagaimana hasilnya yang normal seperti biasanya, insyaallah kedepannya pemerintah Kabupaten Lebong memprogramkan menjadi skala prioritas untuk se-kabupaten Lebong untuk pelaksanaan MT2.
Kami dari Pemerintah sudah menyiapkan program pendukung, baik itu alinstan, pengendalian hama tikus dan pendukung lainnya, ungkap Bupati.

Kopli Ansori saar diwawancarai awak media juga mengucapkan terimakasih berkat kerjasama dari para petani, pengawas pertanian dan semua unsur yang terlibat dalam keberhasilan MT2 ini, hingga mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.

Ikut pula hadir, Sekda Lebong, Kadis Pertanian Provinsi Bengkulu, Kapolres Lebong, Dandim Rejang Lebong, Kepala Kejari Lebong Asisten, Camat Uram Jaya, kepala desa yang berada di kecamatan Uram Jaya, beberapa perwakilan OPD terkait, serta petani dan masyarakat.(PM)
