Dua Perwira Tinggi TNI Lulusan Terbaik Pesaing Menantu Luhut di Bursa Pangkostrad

Perspektiftoday

Jakarta-KursiKomando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) hingga saat ini masih kosong usai Jenderal TNI Dudung Abdurachman dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Banyak pihak bertanya-tanya siapa yang bakal menduduki posisi Pangkostrad pengganti Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Deretan perwira tinggi TNI digadang-gadang layak menduduki posisi Pangkostrad. Salah satu yang mencuri perhatian adalah sosok menantu Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Meski begitu, Maruli harus siap bersaing dengan banyak kandidat lain. Di antaranya dengan dua calon yang merupakan lulusan terbaik semasa di Akademi Militer.

Jenderal Bintang 2 dan 3 Punya Kesempatan

Setelah Dudung menjadi Kasad, beberapa nama ramai disebut layak menjadi Pangkostrad. Penjaringan kandidat ini nantinya akan dilakukan oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti). Baru diserahkan ke Presiden Jokowi untuk menentukan.

Menurut Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, tidak menutup kemungkinan bagi jenderal bintang dua maupun tiga untuk maju.

Mereka memiliki kesempatan yang sama. Sehingga jenderal dengan bintang 2, kelak bisa naik pangkat satu tingkat jadi bintang 3.

“Menurut saya ada banyak perwira bintang dua yang layak dipromosikan ke bintang tiga sebagai Pangkostrad. Bahkan tidak tertutup juga kemungkinan pangkostrad diisi dari jajaran bintang tiga lainnya,” kata Fahmi.

Bintang Dua yang Kompeten

Fahmi menyebutkan sejumlah kandidat kuat yang bisa maju sebagai calon Pangkostrad, dari jajaran jenderal bintang dua.

Tiga di antaranya yang dinilai layak ialah Pangdam Kasuari Mayjen Nyoman Cantiasa, Pangdam Mulawarman Teguh Pudjo Rumekso, serta Pangdam Udayana Maruli Simanjuntak.

“Dari jajaran bintang dua misalnya ada nama Pangdam Kaswari Nyoman Cantiasa, Pangdam Mulawarman Teguh Pudjo Rumekso, atau Pangdam Udayana Maruli Simanjuntak,” sambungnya.

Menantu Luhut jadi Nominasi

Sosok Mayjen Maruli Simanjuntak digadang-gadang masuk jadi kandidat Pangkostrad. Apalagi mengingat latar belakang keluarga yang cukup dekat dengan Presiden Jokowi.

Diketahui Maruli sebelumnya sempat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Maruli juga menantu dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

“Terkait Maruli, saya sendiri tidak secara khusus mencatat rekam jejak dan prestasinya. Namun menurut saya, yang menonjol dari Maruli adalah latar belakang keluarga dan kedekatannya dengan Presiden karena pernah bertugas sebagai Komandan Paspampres,” ungkap Fahmi.

Maruli merupakan perwira tinggi TNI AD yang saat ini mengemban tugas sebagai Panglima Kodam IX/Udayana. Lulusan dari Akmil 1992 itu berpengalaman di bidang Infanteri (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra.

Saingan Berat Maruli

Dari deretan jenderal bintang dua. Ada sosok selain Maruli yang disebut calon kuat Pangkostrad, yakni Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso.

Ia merupakan seorang perwira tinggi TNI AD yang saat ini masih mengemban tugas menjadi Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman.

Hebatnya lagi, Mayjen Teguh merupakan lulusan terbaik atau Penerima Adhi Makayasa di Akmil tahun 1991. Satu tahun lebih senior dari Maruli.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini sebelum jadi Pangdam ialah Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Calon Kuat Pangkostrad Lainnya

Mayjen Maruli tampaknya harus siap bersaing dengan sesama jenderal bintang dua yang tak kalah hebatnya, yaitu Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Cantiasa merupakan perwira tinggi TNI AD yang saat ini mengemban amanat menjadi Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari.

Selama di Akmil, tampaknya Cantiasa termasuk prajurit berpreasi. Ia menjadi lulusan terbaik Akmil tahun 1990 serta menjadi siswa dengan Karya Tulis Terbaik Dikreg XLI Sesko TNI Tahun Angkatan 2014.

Cantiasa berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus). Sebelum menjadi Pangdam, sang jenderal bintang dua ini mengemban tugas sebagai Komandan Jenderal Kopassus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *