Damkar Mukomuko Rilis Data Kebakaran Januari Hingga Desember 2022, Berikut Rinciannya

Perspewktiftoday | Mukomuko_Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko merilis data jumlah musibah kebakaran selama setahun ini.

Tercatat, mulai Januari hingga Desember ini ada 22 kali musibah kebarakaran yang terjadi di Mukomuko.

“Dari bulan januari hingga menjelang akhir bulan desember ini tercatat 22 kali musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Mukomuko, ” kata Kasat Pol  PP Suryanto, S.Pd, M.Si, Jumat 30 Desember 2022

Ia pun menghimbau kepada masyarakat, menjelang malam pergantian tahun ini agar tetap waspada terhadap bahaya kebakaran yang diakibatkan tegangan arus pendek listrik dan kembang api.

“Karena pengalaman dari tahun sebelumnya, pernah terjadi kebakaran yang disebabkan petasan dan kembang api, meskipun ditahun ini kebakaran di dominasi akibat korsleting listrik,” terangnya.

Lebih lanjut Kasat Pol  PP Suryanto, S.Pd, M.Si,  katakan jika ada potensi kebakaran di wilayah Mukomuko agar segera menghubungi Call Center Damkar Kabupaten Mukomuko.

 Berikut Daftar Kasus Kebakaran Sepanjang tahun 2022

Ada kenaikan angka kebakaran dibanding tahun 2021 yang hanya tercatat sebanyak 12 kali

Secara keseluruhan tahun 2021 tercatat sebanyak 12 kali kebakaran sedangkan tahun 2022 sebanyak 22 kali kebakaran.Total dari tahun 2021-2022 sebanyak 34 kebakaran.

Kasat Pol  PP Suryanto, S.Pd, M.Si mengatakan dari 22 insiden kebakaran yang terjadi hingga akhir tahun tersebut didominasi akibat kelalaian manusia.

“Faktor penyebab teratas terjadinya kebakaran adalah kelalaian akibat membakar sampah dan kedua karena sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala,” ujar Suryanto

Selain itu, banyaknya kasus kebakaran juga disebabkan karena faktor korsleting listrik. Utamanya untuk kebakaran bangunan dan rumah.

Untuk mencegah kebakaran, Kasat Pol  PP Suryanto, S.Pd, M.Si meminta masyarakat berhati-hati saat beraktivitas menggunakan api.

Terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran, baik di rumah maupun area lahan, seperti mematikan listrik saat berpergian dan mengecek kabel jaringan listrik di rumah secara rutin, menyediakan alat pemadam api ringan, dan karung pemadam api di rumah, serta memasang alat deteksi asap.

Selain itu, memastikan api kompor mati setelah digunakan, memastikan api padam sempurna setelah membakar sampah, serta memastikan puntung rokok padam dan jangan membuang puntung rokok di tempat yang mudah terbakar.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran kepada warga setempat melalui berbagai kegiatan pertemuan masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan maupun lembaga.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan armada mobil pemadam kebakaran selama 24 jam guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Selain armada mobil, personel Damkar juga disiagakan secara bergantian selama 24 jam.

Ia berharap dengan upaya pencegahan yang telah dilakukan tersebut, bencana kebakaran di Kabupaten Mukomuko dapat dicegah.[Arios Santoso]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *