Perspektiftoday

Berniat melakukan perbuatan dosa, seorang pria malah berakhir dengan luka usai kena panah.
Pria tersebut mulanya memesan cewek cantik yang ia dapat di aplikasi MiChat.
Tapi nyatanya semua itu adalah tipuan belaka, dan panah pun bersarang di tubuh pria itu.
Pelaku merupakan kawanan penjahat dengan aksi begal.
Pelaku menggunakan modus ‘Open BO’ guna mencari mangsanya.
Mereka menggunakan aplikasi media sosial berupa MiChat agar mudah menjerat korbannya.
Kejadian ini terjadi di Kota Makassar.
Sementara itu, seperti informasi yang beredar, Open BO adalah istilah buka bokingan bagi pengguna Michat yang ingin layanan seks komersial.
Adapun korban adalh, seorang pengguna layanan aplikasi Michat, ZA (22).
Selanjutnya, kawanan begal ini dijalankan oleh empat pemulung, masing berinisial MA (16), MI (17), IR (17) dan MR (17).
Keempatnya warga Perumahan Aditarin Inspeksi Kanal Borong, Kecamatan Manggala.
Bermula, saat satu dari ke empat pelaku memasang foto wanita di akun MiChat.
Foto wanita itupun saling sapa dengan akun ZA.
Keduanya sepakat Cash on Delivery (COD) atau bertemu langsung.
Lokasi yang disepakati, di Jl Inspeksi Kanal Bitowa, Kecamatan Manggala, 7 November lalu.
Namun, nahas bagi ZA.
Saat tiba di lokasi wanita dambaannya seperti yang terpajang di aplikasi Michat tidak ditemui.
Ia justru diadang empat pemulung yang merupakan kawanan begal bermodus ‘Open BO’ lewat aplikasi Michat.
ZA pun diminta untuk menyerahkan ponsel genggamnya.
Namun permintaan itu tidak diamini ZA. Ia justru tancap gas.
ZA yang kabur membuat ke empat pelaku bereaksi.
Keempatnya mengejar ZA sambil melesatkan anak panah.
Akibatnya, pinggang ZA pun tertancap anak panah.
Kini keempat pelaku berhasil diringkus oleh tim yang dipimpin Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus, Selasa (9/11/2021) dini hari.
“Pelaku berjumlah empat orang menghadang korban sehingga korban (ZA) menghentikan motornya,” kata Kompol Edhy.
“Kemudian pelaku menyuruh korban menyerahkan handphone miliknya, akan tetapi korban kembali menjalankan sepeda motornya dan meninggalkan pelaku,” sambungnya.
Tidak berhasil memperoleh ponsel yang diminta, pelaku pun melesatkan anak panah ke arah ZA.
ZA yang kabur dengan motornya dan terkena anak panah di bagian pinggang.
“Pelaku langsung melontarkan anak panah busur kearah korban dan mengenai bagian belakang pinggang sebelah kanan,” terang mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar itu.
Kompol Edhy menjelaskan, penangkapan keempatnya berhasil dilakukan setelah melakukan pemantauan kamera CCTV di lokasi kejadian.
Selain itu kata Kompol Edhy, modus operandi ke empatnya dengan cara membagi peran.
Ada yang bertugas menggiring korban ke lokasi dengan aplikasi Michat, ada yang bertugas sebagai penghadangan dan ada yang menjadi eksekutor.
“Jadi, pelaku menggunakan aplikasi MiChat profil perempuan dan selanjutnya memperdaya korban dengan maksud COD untuk BO dan mengajak ketemuan di Jl Inspeksi Kanal Bitowa,” bebernya.
Dalam pengungkapan itu, polisi juga berhasil menyita sejumlah anak panah yang digunakan para pelaku.
Kini ke empat pelaku dan barang bukti yang ditemukan, diamankan di Mapolsek Manggala.
