Gagasan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Mukomuko (Singgih Pramono, M.H)

Perspektiftoday | Mukomuko — Saat ini sedang dilangsungkan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di aula Gedung Bappelitbangda Kabupaten Mukomuko dan salah satu pejabat yang dilantik ialah Singgih Pramono, M.H sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Mukomuko, dalam obrolannya ketika ditemui awak media ini beliau menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada bapak bupati, wakil bupati, bapak sekda dan semua pihak yang sudah memberikan amanah selama ini kepada beliau.

Kita lihat bahwa tantangan efesiensi anggaran yang berimplikasi pada terganggunya fiskal daerah yang berpengaruh pada terganggunya beberapa program prioritas daerah saat ini, ini tantangan seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mukomuko. Perlu kami tegaskan efesiensi ini bukan hanya berlaku di Kabupaten Mukomuko tapi semua daerah.

Sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah, Singgih menyampaikan tantangan tersebut dengan melemparkan Gagasan Inovasi Creative Financing dengan mengoptimalkan Corporate Social Responsibility dari sektor swasta, partisipasi masyarakat dan lembaga keuangan ditingkat daerah untuk berkolaborasi membantu merealisasikan program prioritas daerah dengan skema pembangunan Non APBD dan tidak menjadi beban APBD dalam bentuk hutang.

Kita punya potensi investasi yang cukup bagus, tinggal membangun politicall Will yang kuat antar pemangku kepentingan didaerah ini. Nanti kita laporkan dahulu kepada bapak bupati/Wabup dan bapak sekda terkait gagasan ini, semua gagasan dan kegiatan tentunya akan kami laporkan serta koordinasikan kepada bapak bupati dan unsur pimpinan daerah lainnya. Kita harus sadar bahwa dalam otonomi daerah, tanggung jawab untuk melaksanakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat bukanlah beban dan tanggung jawab pemerintah semata, namun membutuhkan kolaborasi semua pihak, sektor swasta, partisipasi masyarakat dan lembaga keuangan serta non government organization juga harus ikut berperan serta bertanggung jawab melaksanakan pembangunan.

Tinggal nanti dalam tataran teknis, kita butuh payung hukum operasional dan menyelaraskan antara program CSR swasta dengan dokumen perencanaan pembangunan Daerah, sehingga semua selaras mendorong pencapaian progres pembangunan prioritas bapak bupati. Intinya itu ya tapi kita punya beberapa agenda 30 hari kerja perdana dalam bentuk gerak adaptif dan kolaboratif pada awal kepemimpinan kita ini. Apa saja isinya, nanti setelah beraktivitas, kita sampaikan kepada teman teman, begitu pungkas Singgih dengan nada ramah

Pengambilan Sumpah dan jabatan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya peningkatan kinerja birokrasi di masa kepemimpinan Bupati, Choirul Huda bersama Wakil Bupati, Rahmadi AB.

‎Mutasi Eselon II ini mengisi sisa sepuluh jabatan tanpa nahkoda ‎di Pemkab Mukomuko
‎Berikut daftar pejabat yang dilantik :

  1. ‎Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Winarno, M. Pd‎
  2. ‎Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, M. Arpi, S.H‎
  3. ‎Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Singgih Pramono, S.Sos., M.H
  4. ‎Kepala Dinas Kesehatan, Jajad Sudrajat, SKM
  5. ‎Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Aida Mehawani, S.Sos
  6. ‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arni Gusnita, M.M
  7. ‎Kepala Dinas Perikanan, Rahmad Hidayat, S.Pi., M.Si
  8. ‎Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Syafriadi, S.H
  9. ‎Kepala Dinas Pertanian, Hari Mustaman, S.P., M.P
  10. ‎Kepala Dinas Sosial, Faizal Amir, S.H

‎‎Pelantikan ini merupakan langkah awal penataan birokrasi Pemkab Mukomuko di bawah kepemimpinan Bupati Choirul Huda dan Wakil Bupati, Rahmadi AB, dengan harapan terciptanya pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.(Arios)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *